Bank Mega Syariah Tumbuh DPK & Transaksi Ramadan 1447

Yuli S. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 74 dibaca
Bisik.id
Bank Mega Syariah Tumbuh DPK & Transaksi Ramadan 1447

Gambar atau konten salah?

Bank Mega Syariah mencatatkan kinerja positif sepanjang Ramadan 1447 H melalui rangkaian kegiatan engagement nasabah yang dilaksanakan di berbagai wilayah di Indonesia. Selama periode tersebut, bank menggelar Acara Ramadan Optimal bersama berbagai pihak. Salah satu event penting adalah Road To Diantara Doa dan Tausiyah Gen Hajj yang diadakan di cabang-cabang Bank Mega Syariah.

Road To Diantara Doa diselenggarakan di tujuh kota: Surabaya, Malang, Semarang, Bandung, Lampung, Palembang, dan Makassar. Kegiatan ini menampilkan kajian inspiratif bersama tokoh agama, kolaborasi dengan institusi pendidikan, dan aktivitas komunitas. Setiap kota menjadi panggung bagi diskusi tentang nilai-nilai spiritual dan keuangan yang sejalan dengan prinsip syariah.

Acara-acara tersebut dilengkapi dengan program unggulan AMAL 2026 (Aktivasi M‑Syariah di Bulan Ramadan). Program ini dirancang untuk memperkuat literasi keuangan syariah dan memperdalam hubungan dengan nasabah melalui interaksi komunitas di tanah air.

Benadicto Alvonzo Ferary, Kepala Divisi Digital Business & Product Management Bank Mega Syariah, menjelaskan bahwa tujuan utama rangkaian kegiatan ini adalah meningkatkan literasi keuangan syariah sekaligus memperkuat engagement dengan masyarakat. Ia menekankan bahwa pendekatan berbasis komunitas menjadi strategi penting untuk memperluas penetrasi layanan perbankan dalam kehidupan sehari‑hari, mulai dari tabungan, transaksi digital, hingga pengelolaan keuangan yang sesuai prinsip syariah.

Selama periode Ramadan, Bank Mega Syariah mencatatkan peningkatan akuisisi dana pihak ketiga (DPK). Berdasarkan data per 21 Maret 2026, total nilai akuisisi DPK baru mencapai lebih dari Rp 709 miliar dengan total 5,6 ribu NoA (number of accounts).

“Hal ini mencerminkan semakin kuatnya preferensi nasabah terhadap produk tabungan yang mampu mengoptimalkan imbal hasil secara kompetitif tanpa meninggalkan prinsip syariah. Pada saat yang sama, tren ini juga menegaskan keberhasilan transformasi digital Bank Mega Syariah dalam menghadirkan kemudahan bertransaksi serta proses pembukaan rekening yang semakin praktis dan dapat dilakukan secara online,” ujar Benadicto dalam keterangan tertulis.

Dari sisi transaksi, selama periode Ramadan 2026, jumlah transaksi melalui M‑Syariah tercatat lebih dari 230 ribu transaksi dengan nilai transaksi mencapai lebih dari Rp 243 miliar, atau tumbuh lebih dari 24% secara year on year (yoy). Fitur yang paling banyak digunakan oleh nasabah selama Ramadan meliputi transfer, QRIS, dan top up e‑wallet.

Penggunaan transaksi QRIS juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Dibandingkan periode Ramadan 2025, jumlah transaksi QRIS meningkat lebih dari 65%, sementara volume transaksi meningkat lebih dari 58%, menandakan semakin luasnya penggunaan pembayaran non‑tunai berbasis QR di berbagai merchant.

“Program AMAL 2026 menjadi momentum strategis bagi Bank Mega Syariah untuk memperkuat penetrasi pasar ritel melalui pendekatan berbasis komunitas dan spiritual engagement selama bulan Ramadan. Ke depan, Bank Mega Syariah akan terus menghadirkan berbagai program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta memperkuat ekosistem syariah melalui inovasi produk, layanan digital, dan kolaborasi strategis guna mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” pungkas Benadicto.

Dengan data yang menunjukkan peningkatan signifikan pada akuisisi dana, transaksi, dan penggunaan layanan digital, Bank Mega Syariah berhasil menegaskan posisi sebagai lembaga yang mampu menggabungkan nilai spiritual dengan inovasi teknologi. Strategi berbasis komunitas dan penekanan pada literasi keuangan syariah menjadi kunci dalam memperkuat hubungan dengan nasabah. Program AMAL 2026, di sisi lain, menandai langkah konkret bank dalam memperluas jangkauan pasar ritel sambil tetap menjaga prinsip-prinsip syariah yang menjadi landasan operasionalnya.

Bank Mega SyariahRamadan 1447 Hliterasi keuangan syariahQRISAMAL 2026digital bankingakuisisi dana pihak ketigakomunitas

Komentar

Memuat komentar...