Barcelona Bangkit: Kebijakan Keuangan dan Rekrutmen Menang
Gambar atau konten salah?
Barcelona pernah mengalami krisis finansial yang parah pada periode 2020‑2022, meski penyebabnya sudah muncul jauh sebelum itu. Manajemen buruk di bawah kepemimpinan Josep Maria Bartomeu menjerumuskan klub Spanyol raksasa ke jurang kehancuran.
Salah satu dampaknya adalah klub harus melepaskan Lionel Messi secara cuma‑cuma. Pada saat itu, Barcelona tidak memiliki kemampuan finansial untuk memperpanjang kontrak megabintang yang berasal dari akademi La Masia.
Setelah krisis, Barcelona perlahan menata ulang keuangannya. Kontrak kerja sama dengan para pemain ditelaah kembali dan mengalami efisiensi. Klub juga menjual sejumlah aset untuk memberi kelonggaran keuangan, mengingat utang yang menjerat mencapai total 1,3 milar Euro pada 2021 silam.
Barca kini mulai menikmati kebangkitan di bawah arahan Joan Laporta, yang baru saja terpilih kembali sebagai presiden klub. Di bawah kepemimpinan Laporta, klub tidak hanya lebih sehat secara keuangan, tetapi juga lebih kompetitif di lapangan.
Rekrutmen yang cermat menjadi kunci. Penambahan pemain seperti Raphinha, Robert Lewandowski, Joan Garcia, serta pemain didikan sendiri seperti Lamine Yamal dan Gavi telah membuahkan hasil.
"Joan (Laporta) dulu wakil presiden saya di ECA (European Football Clubs/Asosiasi Klub Eropa). Kami berteman baik," Sebelum kembali sebagai presiden (Barcelona), saya mengingatkan dia soal situasi finansial yang rumit di klub, tapi dia adalah penggemar terbesar dan bertekad melewatinya. Waktu membuktikan dia benar," ujar legenda Bayern Munich Karl‑Heinz Rummenigge.
Selain kembalinya Laporta, kebangkitan Barcelona juga dipicu oleh perekrutan eks pelatih Bayern Hansi Flick. Pelatih asal Jerman berhasil meramu permainan yang sesuai dengan filosofi tim namun juga menghasilkan sukses.
"Terkait Flick, saya memberi tahu dia bahwa yang penting adalah menjadi temannya. Hansi itu butuh kepercayaan diri," sambung anggota dewan pengawas Bayern itu. "Jelas bahwa dia melakukannya, karena segala sesuatunya berjalan baik dan Hansi bekerja dengan bagus."
Bersama Flick, Barcelona memenangi LaLiga, Copa del Rey, dan sepasang trofi Piala Super Spanyol. Musim ini, Los Cules berada dalam jalur mempertahankan gelar liga dan mengejar podium tertinggi Liga Champions.
Dengan kombinasi kebijakan keuangan yang hati‑hati dan strategi perekrutan yang tepat, Barcelona telah menunjukkan bahwa klub besar dapat pulih dari krisis besar dan kembali bersaing di kancah sepak bola internasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Persebaya Penasaran Ramadhan Sananta, Bebas Transfer
Vlahovic Bebas: Arsenal Tertarik, Juventus Tak Berikan Kontrak
Curacao masuk Piala Dunia 2026, Chong satu pemain asli
Martinez: Pensiun Bila Argentina Raih Gelar Dunia Kedua
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Florentino Perez Kampanye Presiden Real Madrid dengan Mourinho
Berita Terbaru
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
Persebaya Penasaran Ramadhan Sananta, Bebas Transfer
Rasa Terbakar Dada: Penyebab Utama dan Tanda Peringatan
Minum 3‑4 Cangkir Kopi Bisa Perlambat Penuaan 5 Tahun
Empat Anakan Harimau Sumatra Lahir di Taman Safari Prigen
Operasi Patuh 2026: 14 Hari Tepatkan Lalu Lintas Nasional
Vlahovic Bebas: Arsenal Tertarik, Juventus Tak Berikan Kontrak
Fabiola Elizabeth Tersangka Penipuan Online Internasional
