Barcelona di bawah Flick Buktikan Gaya di Liga Champions

Fitri A. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 40 dibaca
Bisik.id
Barcelona di bawah Flick Buktikan Gaya di Liga Champions

Gambar atau konten salah?

Barcelona tampil menonjol di bawah pelatih Hansi Flick musim ini. Gaya permainan yang menarik membuat banyak orang, termasuk Pep Guardiola dan Thierry Henry, tak bisa menolak sorotan.

Guardiola mengungkapkan betapa ia menikmati menonton Barcelona. Ia menyebut menonton Barca layaknya hiburan, seperti pergi ke bioskop atau restoran. "Ketika Barca-nya Flick bermain dan saya punya waktu, saya akan duduk dan menontonnya-karena itu menyenangkan," ujar Guardiola.

Di sisi lain, Henry pernah meragukan gaya bermain agresif Barcelona. Keraguan itu muncul ketika tim mengalami periode inkonsisten, dan gaya Flick dianggap terlalu berisiko di level tertinggi. Namun, semuanya berubah setelah pertandingan Liga Champions melawan Newcastle United.

Blaugrana menghancurkan Newcastle dengan skor 7-2 di leg kedua babak 16 besar. Penampilan tersebut membuat Henry tak lagi ragu dan memberikan pujian besar. "Selamat untuk Barcelona. Eropa mulai merasakan ancamannya. Itu bukan sekadar kemenangan, tapi seperti gempa global," kata Henry.

Ia juga terkesan dengan perubahan Barcelona di babak kedua, setelah sempat unggul tipis 3-2 saat turun minum. "Babak kedua mereka luar biasa. Itu transformasi total. Itulah Barcelona yang sebenarnya," lanjutnya.

Henry menilai Barcelona memiliki potensi luar biasa musim ini jika dapat terus tampil konsisten. Duet lini depan seperti Lamine Yamal dan Robert Lewandowski menjadi ancaman nyata bagi lawan. "Ketika mereka bermain seperti itu, hampir mustahil untuk dihentikan," tegas Henry.

Secara keseluruhan, performa Barcelona di bawah Hansi Flick tidak hanya memukau lewat hasil, tetapi juga gaya bermain yang memikat. Reaksi positif dari pelatih top dunia dan pemain legendaris menegaskan bahwa tim ini sedang berada di puncak kebangkitan.

BarcelonaHansi FlickPep GuardiolaThierry HenryLiga ChampionsNewcastle UnitedLamine YamalRobert Lewandowski

Komentar

Memuat komentar...