Bau Tinja Viral di Lahan Badung, Pihak Berwenang Tanggap
Gambar atau konten salah?
Seorang warganet di Badung mengeluhkan bau menyengat yang menyerupai tinja di sebuah lahan di Banjar Kertha Lestari, Desa Ungasan, Kuta Selatan. Keluhan tersebut diposting di media sosial dan segera menjadi viral.
Video yang diunggah oleh akun TikTok @explore.tiana menampilkan warganet tersebut mengeluh tentang bau busuk yang sangat menyengat sehingga membuatnya mual. Ia menyoroti lokasi lahan yang berada di sebelah sebuah vila.
Menanggapi situasi itu, Kepala Seksi Trantib (Ketentraman dan Ketertiban) Kecamatan Kuta Selatan, Kadek Alit Juwita, mengonfirmasi bahwa kotoran tersebut bukan hasil tindakan pihak vila. Ia menjelaskan bahwa lahan tersebut merupakan milik pribadi yang digunakan sebagai tempat pembuangan limbah.
“Tanah itu milik warga dan dijadikan tempat pembuangan limbah karena dipakai untuk menyuburkan rumput gajah sebagai pakan ternaknya. Limbah yang dibuang berasal dari usaha jasa sedot septik tank,” ujar Juwita pada 04 Mei 2026.
Warga sekitar mengatakan tidak merasa terganggu oleh bau busuk karena tempat pembuangan berada di bagian bawah lahan bekas galian. Bau menyengat hanya muncul sesaat setelah limbah dibuang.
“Warga sekitar nggak ada yang ngeluh, karena lokasi pembuangannya jauh ke bawah, di tanah bekas galian yang ditanami rumput gajah,” tambahnya.
Juwita menegaskan bahwa pihaknya telah menutup lokasi tersebut dan melarang aktivitas pembuangan limbah di sana. Ia juga memberikan edukasi kepada pelaku usaha jasa sedot WC agar menggunakan cairan pengurai seperti EM4 untuk mengurangi bakteri dan bau.
“Kami sudah memberikan pembinaan dan melarang usaha sedot septik tank membuang limbah ke sana lagi. Kami juga menyarankan agar menggunakan EM4 untuk mengurai bakteri dan bau, serta membuat septik tank sebagai penampungan,” tutupnya.
Kasus ini menyoroti bagaimana pihak berwenang di Kuta Selatan menanggapi keluhan publik terkait pencemaran lingkungan dan menegakkan kebijakan pembuangan limbah yang terkontrol.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
