BB TNBTS Serukan Wisatawan Bawa Sampah Keluar Gunung Bromo
Gambar atau konten salah?
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mengeluarkan imbauan tegas bagi para pelancong yang berkunjung ke Gunung Bromo. Wisatawan kini diminta untuk senantiasa menerapkan gerakan bawa turun sampahmu sebagai langkah nyata menjaga kelestarian alam di kawasan konservasi tersebut.
Ketua Tim Data Evaluasi, dan Pelaporan Kehumasan Balai Besar TNBTS Hendra Wisantara menekankan pentingnya kesadaran pribadi dalam menjaga ekosistem. "Demi kelestarian dan kenyamanan bersama pengunjung taman nasional agar menerapkan gerakan bawa turun sampahmu, membawa kembali sampah pribadi," ujar Hendra kepada wartawan, 10 April 2026.
Seruan ini merupakan tindak lanjut dari aksi bersih-bersih besar-besaran yang digelar TNBTS bersama tim gabungan pada 6 April 2026.
Dalam aksi tersebut, petugas berhasil mengumpulkan sampah dengan total berat mencapai 963 kilogram yang didominasi oleh bungkus makanan dan botol minuman plastik.
Temuan hampir satu ton sampah tersebut berasal dari berbagai titik vital seperti kawasan Lautan Pasir, Jemplang, hingga area Penanjakan.
Seluruh sampah yang berhasil diangkut kemudian langsung dievakuasi menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Poncokusumo di Kabupaten Malang.
Hendra mengingatkan bahwa kepedulian wisatawan adalah kunci utama karena alam Bromo merupakan warisan yang harus dijaga bersama-sama.
Sebagai upaya preventif, pihak otoritas menyarankan wisatawan untuk mulai beralih menggunakan botol minum atau tempat makan dari bahan yang bisa didaur ulang.
Hal ini senada dengan penegasan Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Balai Besar TNBTS Septi Eka Wardhani yang menyebutkan bahwa fasilitas penunjang sebenarnya sudah tersedia di setiap armada wisata.
Sebenarnya di masing-masing jip wisata di Gunung Bromo telah dilengkapi kantong sampah untuk menampung sampah yang dibawa oleh para wisatawan. Itu sebagai fasilitas yang tujuannya untuk mencegah pengunjung membuang sampah di sembarang tempat," kata Septi terpisah.
Septi kembali menegaskan bahwa pengunjung dilarang keras membuang sampah sembarangan di seluruh area Gunung Bromo.
Mengingat statusnya sebagai kawasan konservasi, kesadaran pengunjung menjadi harapan besar bagi pihak pengelola. "Karena ini kawasan konservasi ya, kami berharap ke depannya pengunjung bisa semakin peduli terhadap kebersihan di sana," pungkasnya.
Dengan langkah ini, BB TNBTS berharap para wisatawan dapat lebih aktif menjaga kebersihan, sehingga Gunung Bromo tetap terjaga sebagai destinasi alam yang lestari.
Kesadaran pengunjung menjadi kunci dalam menjaga kebersihan dan kelestarian Gunung Bromo.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cuaca Berawan Surabaya Hari Ini, Suhu 24-34°C Kelembapan
Surabaya Tampilkan Jadwal Sholat Lengkap 4 Juni 2026
Kebijakan Baru Pemerintah Mengurangi Plastik Sekali
Gudang Semen Terbakar di Nganjuk, Tidak Ada Korban Jiwa
Jadwal Sholat Jawa Timur 04 Juni 2026: Subuh Paling Awal
Kemensos Atensi Rp284,8 Juta Ke 126 Penerima Tulungagung
Berita Terbaru
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Raymond-Indra dan Nikolaus-Joaquin Kalah, Fokus Tampil
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Zamzam: Air Suci Terus Mengalir Meski Dipompa 24 Jam
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Gejala Kulit Leukemia: Memar, Benjolan, Infeksi, dan Lainnya
Almond vs. Kacang Tanah: Pilihan Nutrisi Jantung Kesehatan
