BBM India Naik keempat Kali: Solar 2,71 Rupiah, Bensin 2,61 per Liter
Gambar atau konten salah?
Badang Usaha Milik Negara (BUMN) India yang bergerak di sektor ritel bahan bakar minyak (BBM) mengumumkan kenaikan harga solar dan bensin. Ini menjadi keempat kali kenaikan yang dilakukan untuk menekan kerugian akibat konflik antara AS dan Iran.
Menurut Reuters, pada Senin, 25 Mei 2026 harga solar naik 2,71 rupee ($0,0283) per liter. Sementara bensin naik 2,61 rupee per liter. Kenaikan ini terjadi setelah BUMN mulai menaikkan harga sejak 15 Mei, tepat setelah pemilihan umum di beberapa negara bagian selesai.
BUMN ritel BBM di India menguasai 90% pasar. Sejak 15 Mei, Indian Oil Corp (IOC), Bharat Petroleum Corp, dan Hindustan Petroleum Corp telah menaikkan harga solar sekitar 8,6% dan bensin sekitar 7,8%. Harga satu liter bensin di New Delhi kini menjadi 102,12 rupee atau sekitar Rp 19.015 (kurs Rp 186,20/rupee), sedangkan harga solar menjadi 95,20 rupee atau Rp 17.724 per liter.
Kenaikan harga minyak mentah dan gangguan pasokan di India terjadi setelah penutupan Selat Hormuz. New Delhi juga mengambil langkah penghematan untuk menekan konsumsi BBM dan tagihan impor minyak.
Para pembuat kebijakan sedang mempersiapkan diri menghadapi guncangan energi yang berkepanjangan. Namun, pergerakan harga BBM bervariasi karena pungutan pajak lokal.
Retailer di negara bagian terpaksa menelan kerugian karena pelanggan besar beralih ke pompa ritel yang lebih murah.
Dalam pernyataan pada hari Sabtu, IOC mengungkapkan penjualan ritel dieselnya untuk periode 1-22 Mei meningkat 18% dibandingkan tahun sebelumnya, dan penjualan bensin naik 14%.
Harga BBM yang terus naik menandakan ketidakpastian pasokan dan tekanan ekonomi yang masih berlangsung. Perubahan harga ini memaksa konsumen dan pelaku usaha menyesuaikan strategi pengeluaran mereka di tengah ketidakstabilan pasar global.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Harga Emas Antam Naik Tipis Rp 4.000 per Gram
Pegadaian Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Ajang In-House Counsel Awards 2026
Kemendag Gandeng Barantin untuk Dongkrak Ekspor
BGN Aktifkan 980 Dapur Gizi di 16 Provinsi, Waspada Calo
IHSG Anjlok 8%, Bursa Efek Indonesia Trading Halt
Kemenkop Pastikan Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Masuk Anggaran
