BBM Non-Subsidi Naik, Diesel Lebih Menaikkan Harga Indonesia
Gambar atau konten salah?
Harga bahan bakar minyak (BBM) non‑subsidi di Indonesia mulai naik pada awal bulan Mei. Pertamina dan beberapa SPBU swasta menyesuaikan tarif, khususnya untuk BBM jenis diesel.
Menurut data resmi Pertamina Patra Niaga, bensin non‑subsidi seperti Pertamax Turbo mengalami kenaikan. Sejak sebelumnya dijual seharga Rp 19.400 per liter, kini harganya Rp 19.900 per liter, meningkat Rp 500 per liter.
Untuk BBM diesel non‑subsidi, Dexlite kini dibanderol Rp 26.000 per liter, naik Rp 2.400 dari Rp 23.600 sebelumnya. Sedangkan Pertamina Dex berada di Rp 27.900 per liter, naik Rp 4.000 dibanding Rp 23.900 per liter.
Meski demikian, Pertamina menahan harga BBM subsidi. Pertalite tetap Rp 10.000 per liter, Solar Rp 6.800 per liter. BBM non‑subsidi lain seperti Pertamax Rp 12.300 per liter dan Pertamax Green Rp 12.900 per liter tidak berubah.
SPBU swasta juga menyesuaikan tarif. Pada tanggal 2 Mei 2026, BP dan Vivo sudah mengubah harga BBM, terutama diesel. Di totem SPBU, BP Ultimate Diesel berharga Rp 30.890 per liter.
BP 92 tetap Rp 12.390 per liter. Begitu juga, Vivo menyesuaikan harga. Diesel Primus di Vivo dipasarkan Rp 30.890 per liter, sedangkan Revvo 92 tetap Rp 12.390 per liter.
Berikut harga BBM per 4 Mei 2026:
Pertamina
Pertalite: Rp 10.000 per liter
Pertamax: Rp 12.300 per liter
Pertamax Green 95: Rp 12.900 per liter
Pertamax Turbo: Rp 19.900 per liter
Biosolar: Rp 6.800 per liter
Dexlite: Rp 26.000 per liter
Pertamina Dex: Rp 27.900 per liter
BP
BP 92: Rp 12.390 per liter
BP Ultimate Diesel: Rp 30.890 per liter
VIVO
Revvo 92: Rp 12.390 per liter
Diesel Primus: Rp 30.890 per liter
Perubahan harga ini mencerminkan penyesuaian pasar yang konsisten antara BBM subsidi dan non‑subsidi. Kenaikan harga diesel lebih signifikan dibandingkan bensin, menandakan tekanan biaya produksi yang lebih tinggi pada segmen tersebut. Konsumen akan merasakan dampak langsung pada biaya operasional kendaraan, terutama untuk armada yang menggunakan diesel.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Toyota Panggil Produsen Jepang Bersatu Lawan Mobil China
Tragedi Indramayu: 12 Tewas Akibat Pikap Angkut Manusia
BYD Tabrak Kaca Gedung SCBD, Sopir Salah Injak Pedal
Mitsubishi Luncurkan XForce Hybrid, SUV Irit Pertama
Recall Stiker, Subaru Tarik 541 Ribu Mobil di AS
Rincian Tarif SWDKLLJ 2025, Dari Motor hingga Truk
