BBM Sumsel Stabil, Tidak Ada Kekhawatiran Meski Ketegangan

Nurul H. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 44 dibaca
Bisik.id
BBM Sumsel Stabil, Tidak Ada Kekhawatiran Meski Ketegangan

Gambar atau konten salah?

Pada 27 Maret 2026, Sekretaris Daerah Sumatera Selatan, Edward Candra, menilai bahwa belum ada gejolak terkait bahan bakar minyak (BBM) meski konflik antara Amerika Serikat-Israel dan Iran terjadi di kawasan Timut Tengah.

Dia mengatakan, “Di Sumsel belum ada gejolak tentang keterbatasan BBM, masih normal-normal saja,”.

Selama pemantauannya, SPBU-SPBU di Sumsel tetap aman. Tidak ada antrean panjang akibat konflik. SPBU tetap beroperasi normal.

Edward menambahkan, “Di SPBU-SPBU masih terlihat seperti biasa. Belum ada antrean panjang karena takut kehabisan atau tidak kebagian BBM,”.

Ia berharap masyarakat tidak melakukan panic buying. Masyarakat diminta tidak membeli BBM berlebihan.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, sebelumnya menegaskan bahwa pasokan BBM di daerah tetap aman dan lancar, bahkan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Ia mengutip pembicaraan dengan pimpinan Pertamina Patra Niaga: “Saya tadi sudah tanyakan dengan pimpinan Pertamina Patra Niaga, pasokan BBM saat ini lancar. Alhamdulillah pasokan juga terjaga, kita tidak mendengar ada pemudik yang ke Sumsel dan melewati Sumsel tidak terbagi BBM. Kita harapkan pasca Lebaran atau saat arus balik nanti tetap kondusif,”.

Kedua pejabat menegaskan bahwa situasi BBM di Sumatera Selatan masih stabil, tidak ada kekhawatiran akan kekurangan bahan bakar meski ketegangan internasional berlangsung.

BBMSumatera Selatankonflik AS-Israel-IranSPBUPertaminapembelian panikarus mudik

Komentar

Memuat komentar...