Beasiswa SEHAT 2026: Rp10 Juta untuk Mahasiswi Poltekkes

Tika M. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 95 dibaca
Bisik.id
Beasiswa SEHAT 2026: Rp10 Juta untuk Mahasiswi Poltekkes

Gambar atau konten salah?

Beasiswa SEHAT 2026 merupakan inisiatif kolaborasi antara Kementerian Kesehatan dan Yayasan Khouw Kalbe yang bertujuan mendukung pendidikan calon tenaga kesehatan di Indonesia. Program ini dinamakan Sarana Edukasi untuk Harapan dan Aksi Tenaga Kesehatan, dan menyediakan bantuan pendidikan serta pengembangan diri bagi mahasiswi aktif di Poltekkes Kemenkes.

Program ini tidak hanya menawarkan bantuan finansial hingga Rp 10.000.000 per semester, tetapi juga pelatihan, mentoring, dan akses jejaring profesional. Selain itu, peserta dapat memperoleh dana penelitian hingga Rp 3.000.000 untuk mahasiswa diploma tingkat akhir, serta dana pengembangan kapasitas sebesar Rp 1.200.000 per semester bagi peserta jenjang profesi.

Manfaat utama Beasiswa SEHAT 2026 meliputi:

  • Biaya pendidikan, termasuk UKT, SKS, praktik lapangan, dan uji kompetensi.
  • Pengembangan kapasitas, kepemimpinan, dan pengalaman jejaring nasional maupun internasional.
  • Kesempatan menjadi mentor dan menjalankan proyek sosial bagi peserta jenjang profesi.

Program ini ditujukan khusus bagi mahasiswi aktif di Poltekkes Kemenkes di seluruh Indonesia. Bidang studi yang dapat mengikuti seleksi meliputi:

  • Keperawatan
  • Kebidanan
  • Gizi dan Dietetika
  • Farmasi
  • Sanitasi Lingkungan
  • Teknik Laboratorium Medik
  • Kesehatan Gigi
  • Promosi Kesehatan
  • Fisioterapi
  • Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi

Untuk dapat mendaftar, calon penerima harus memenuhi beberapa kriteria:

  • WNI, perempuan, belum menikah.
  • Usia 17–24 tahun untuk D3/D4, maksimal 27 tahun untuk jenjang profesi.
  • Mahasiswi aktif di Poltekkes Kemenkes.
  • Semester 1 (D3/D4), semester 3 (D4 lanjutan), semester 1 (profesi).
  • Aktif di organisasi atau kegiatan sosial.
  • Tidak menerima beasiswa lain dengan komponen serupa.
  • Bersedia menjadi YKK Ambassador.

Selain kriteria umum, calon penerima juga harus memenuhi ketentuan nilai akademik:

  • Mahasiswi diploma semester awal wajib memiliki nilai rata-rata rapor minimal 80.
  • Peserta D4 lanjutan harus memiliki IPK minimal 3,30.
  • Peserta pendidikan profesi harus memiliki IPK minimal 3,75.

Berikut dokumen yang harus disiapkan sebelum mendaftar:

  • KTP dan KK.
  • Pas foto 4x6 (JPG).
  • Rapor kelas 10–12.
  • KHS semester 1 (D4 semester 3).
  • Ijazah dan transkrip nilai (profesi).
  • Surat keterangan mahasiswa aktif.
  • Surat rekomendasi.
  • Scan esai tulisan tangan.

Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi Sistem Informasi Beasiswa Kementerian Kesehatan (SIBK Kemenkes). Pendaftar dapat mengakses portal melalui https://sibk.kemkes.go.id/. Setelah berhasil masuk, langkah-langkah selanjutnya adalah:

  1. Membuat akun pada portal yang telah disediakan.
  2. Melengkapi data diri, mengisi formulir pendaftaran, dan mengunggah seluruh dokumen yang dipersyaratkan.
  3. Menunggu proses verifikasi administrasi yang dilakukan oleh tim seleksi.

Karena jumlah pendaftar biasanya cukup tinggi, disarankan untuk tidak menunggu hingga hari terakhir pendaftaran. Hal ini memberi waktu bagi peserta untuk memperbaiki dokumen jika ditemukan kekurangan.

Berikut jadwal tahapan Beasiswa SEHAT 2026:

  1. Registrasi: 8 Juni 2026 – 30 Juni 2026.
  2. Seleksi administrasi: 1 Juli 2026 – 27 Juli 2026.
  3. Pengumuman administrasi: 28 Juli 2026.
  4. Tes esai online: 1 Agustus 2026.
  5. Wawancara online: 21 Agustus 2026 – 14 September 2026.
  6. Pengumuman akhir: 16 September 2026.
  7. Registrasi ulang dan orientasi: September 2026 – Oktober 2026.

Program ini menargetkan peningkatan kualitas tenaga kesehatan, khususnya di wilayah Daerah Terpencil Perbatasan dan Kepulauan (DTPK). Dengan menyediakan bantuan finansial, pengembangan kapasitas, dan jejaring profesional, Beasiswa SEHAT 2026 berupaya mencetak tenaga kesehatan yang kompeten dan berkomitmen pengabdian kepada masyarakat.

Kesempatan ini terbuka bagi mahasiswi yang memiliki latar belakang keluarga kurang mampu dan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Melalui proses seleksi yang ketat, program ini menekankan prestasi akademik, partisipasi organisasi, dan kesiapan untuk berperan sebagai YKK Ambassador.

Dengan dukungan Kemenkes dan Yayasan Khouw Kalbe, Beasiswa SEHAT 2026 menjadi salah satu sarana penting bagi calon tenaga kesehatan untuk mengembangkan diri, memperluas jaringan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan di dunia kesehatan.

Beasiswa SEHAT 2026Kementerian KesehatanYayasan Khouw KalbePoltekkes Kemenkestenaga kesehatanbantuan finansialpengembangan kapasitasYKK Ambassador

Komentar

Memuat komentar...