Bendungan Jenelata Gowa Fokus Transparansi Lahan Pemerintah
Gambar atau konten salah?
Bendungan Jenelata menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Gowa. Pembangunan proyek ini dipercepat dengan menekankan transparansi, khususnya dalam proses ganti rugi pengadaan lahan. Tujuannya jelas: tidak ada warga yang dirugikan.
Di kantor Desa Moncongloe, Kecamatan Manuju, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang menyampaikan, “Pembangunan bendungan ini menjadi kebanggaan karena satu-satunya di Sulawesi Selatan dan akan memberi manfaat besar bagi masyarakat Gowa.” Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses pembebasan lahan agar tetap terbuka dan adil.
“Kami mengawal penuh proses ganti rugi agar tidak ada masyarakat yang dirugikan. Semua harus terbuka dan sesuai aturan sehingga berjalan lancar,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya peran semua pihak, termasuk warga lokal, agar proyek strategis ini dapat berjalan lancar.
“Proyek ini tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi semua pihak sangat dibutuhkan agar manfaatnya maksimal dan masyarakat tetap terlindungi dari potensi dampak,” tambah Bupati.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sulsel Ishaq Iskandar menjelaskan bahwa bendungan dirancang sebagai proyek terpadu sumber air. Kapasitas besar bendungan akan mendukung irigasi, penyediaan air baku, pembangkitan listrik, dan pengembangan pariwisata.
“Jika kita dukung bersama, bendungan ini akan memperkuat swasembada pangan dan energi, mengendalikan banjir, serta membuka peluang ekonomi baru yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Dengan dukungan semua pihak, Bendungan Jenelata diharapkan menjadi infrastruktur penting yang menambah ketahanan air, energi, dan ekonomi di Gowa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Weton Tulang Wangi: Tradisi Penanggalan Jawa Tetap Ada
Cek Bansos: Aplikasi Monitoring Bantuan Sosial di Ponsel
Doa Akhir Tahun 1448 H Dibaca Setelah Ashar 15 Juni 2026
1 Muharram 1448 H: 16 Juni 2026, Momen Amal dan Refleksi
Berita Terbaru
Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir TJU
Bandara Adisutjipto Tak Perlu Direaktivasi, YIA Cukup
Scammer Solo Baru Target Warga AS, Polda Jawa Tengah
Beasiswa Garuda Gelombang II Terbuka Hingga 25 Juni 2026
Moody's Atur Peringkat Baa2 Negatif untuk Danantara Investasi
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Turun di Bawah Rp18.000
BMKG Prediksi Hujan Lebat di Jawa Tengah Hari Ini Pada
