Beras Hadiah Disiplin Memilah Sampah Desa Bongkasa Pertiwi
Gambar atau konten salah?
Di Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abiansemal, Badung, Bali, pemerintah desa meluncurkan program penghargaan bagi warga yang disiplin memilah sampah. Setiap orang yang berhasil memilah sampah selama tiga bulan berturut‑turut akan diberi 5 kilogram beras sebagai bentuk apresiasi.
"Begitu warga melakukan apa yang diinstruksikan, kami berikan apresiasi. Kalau kami hanya memberi warga arahan atau sanksi saja tanpa diberikan reward, tentu kan masyarakat akan enggan," kata Perbekel Bongkasa Pertiwi, I Nyoman Buda, beberapa waktu lalu.
Program ini diberi nama “Tidak Pilah Tidak Angkut” dan didukung oleh aplikasi digital Gasway. Aplikasi ini memantau kepatuhan warga secara real‑time. Petugas di lapangan memindai barcode yang sudah dipasang di setiap rumah dan menambahkan kode stempel khusus sebagai indikator kedisiplinan.
"Tingkat kepatuhan warga itu akan bisa kita lihat lewat HP saja di aplikasi Gasway yang kami rancang, ini karena kami sudah pasang barcode di setiap rumah. Jika warga mendapatkan stempel jempol terbalik, maka hak untuk mendapatkan beras otomatis hangus," ujar Nyoman Buda.
Hasilnya, produksi sampah desa turun drastis. Sebelumnya rata‑rata 200 ton sampah dihasilkan per bulan, kini hanya 40 ton. Penurunan paling tajam terjadi pada sampah organik, yang kini hampir seluruhnya dikelola secara mandiri di tingkat rumah tangga.
"Dari 90 persen, sekarang sampah organik turun menjadi 0,2 persen karena sudah selesai di rumah masing-masing melalui. Kami akui warga masih banyak yang punya teba, pekarangan dan selesai di sana. Sekarang kami hampir tidak mengirim sampah organik lagi ke TPA," jelasnya.
Selain insentif, desa juga menjalin kerja sama dengan desa adat untuk menegakkan aturan melalui perarem atau aturan adat, karena keterbatasan belum bisa memberi sanksi. Pemerintah dinas berperan menyiapkan sarana prasarana seperti komposter, sementara pihak adat berwenang memberikan sanksi bagi warga yang tetap melanggar.
"Kami kolaborasi, pemerintah desa menyiapkan sarana prasarananya, sedangkan punishment atau perarem itu ditegakkan oleh desa adat. Kalau kami di dinas, belum bisa memberikan sanksi apa‑apa kepada warga karena tidak ada kewenangan," imbuh Nyoman Buda.
Sejak program dijalankan pada tahun 2025, total 120 kilogram beras sudah disalurkan kepada warga yang konsisten memilah sampah. Pihak desa berharap jumlah penerima bantuan terus bertambah sebagai indikator meningkatnya kesadaran lingkungan di masyarakat.
"Semakin banyak beras yang kami keluarkan, berarti masyarakat semakin patuh dan sampah sudah bisa ditangani berbasis sumber. Harapan kami bagus kalau semakin banyak kami mengeluarkan beras, artinya warga sadar agar persoalan sampah ini benar-benar tuntas," pungkasnya.
Inisiatif sederhana ini menunjukkan bahwa penghargaan material dapat memotivasi perilaku ramah lingkungan. Dengan sistem monitoring yang transparan, warga dapat melihat langsung konsekuensi tindakan mereka, sementara kolaborasi dengan adat memperkuat penegakan norma sosial. Hasil penurunan sampah organik menandakan perubahan pola konsumsi dan pengelolaan limbah di tingkat rumah tangga, mengurangi beban TPA dan meningkatkan kebersihan lingkungan setempat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Penurunan Wisnus Bali 4,14% Tahun Ini, 2,03% Bulanan
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
Cuaca cerah berawan Bali, hujan ringan Badung Denpasar
Kamis 04 Juni 2026: Hari Ala Ayuning Dewasa, Waktu Lahan
Badung Bangun Tempat Penampungan Sampah B3 di Mengwitani
SMPN 5 Pupuan, Disdik Tabanan Atasi Rendahnya Siswa
Berita Terbaru
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
Persebaya Penasaran Ramadhan Sananta, Bebas Transfer
Rasa Terbakar Dada: Penyebab Utama dan Tanda Peringatan
Minum 3‑4 Cangkir Kopi Bisa Perlambat Penuaan 5 Tahun
Empat Anakan Harimau Sumatra Lahir di Taman Safari Prigen
Operasi Patuh 2026: 14 Hari Tepatkan Lalu Lintas Nasional
Vlahovic Bebas: Arsenal Tertarik, Juventus Tak Berikan Kontrak
Fabiola Elizabeth Tersangka Penipuan Online Internasional
