Berlebih Daging Kurban Bisa Menyebabkan Risiko Kesehatan

Andi B. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 76 dibaca
Bisik.id
Berlebih Daging Kurban Bisa Menyebabkan Risiko Kesehatan

Gambar atau konten salah?

Idul Adha biasanya dipenuhi dengan hidangan daging kurban yang lezat. Namun, menambah porsi daging sekaligus dapat menimbulkan risiko kesehatan.

Dr. Aru Ariadno, SpPD‑KGEH, konsultan gastroenterologi‑hepatologi di Mayapada Hospital Jakarta Selatan, menjelaskan bahwa konsumsi daging berlebihan dapat menimbulkan beberapa masalah kesehatan. Ia menegaskan bahwa “Yang harus diwaspadai adalah terjadinya hipertensi, mungkin peningkatan asam urat, penyakit asam urat, dan kadang‑kadang ada beberapa kasus peningkatan kolesterol,” kata dr. Aru.

Garam yang berlebihan saat menyiapkan daging juga dapat menimbulkan gangguan, terutama bagi penderita diabetes, hipertensi, atau kolesterol tinggi. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan takaran garam agar tidak menambah beban metabolik.

Dr. Aru menekankan pentingnya cara memasak. “Mungkin jangan terlalu asin, jangan dibuat dalam bentuk yang berlemak,” tambahnya. Ia juga menyoroti bahwa rendang, meski populer, dapat menjadi berlemak jika menggunakan banyak santan. “Daging kurban yang diolah dalam bentuk rendang bukan tidak baik,” jelasnya, namun “hidangan yang terlalu banyak santan, terlalu berlemak dan berminyak, dikhawatirkan bisa menyebabkan gangguan‑gangguan, terutama gangguan metabolik, seperti kolesterol yang meningkat, asam urat, ataupun hipertensi.”

Ia menyarankan agar pola makan tetap normal dan tidak berlebihan. “Makan seperti biasa, jangan berlebih. Jika tidak mungkin karena kita punya gangguan, ya jangan dimakan, seperti itu,” tambahnya.

Dengan memperhatikan takaran garam, lemak, dan porsi, kita dapat menikmati hidangan kurban tanpa menambah risiko kesehatan. Menikmati tradisi Idul Adha tetap aman bila diimbangi dengan kebiasaan makan yang sehat.

Idul Adhadaging kurbanhipertensiasam uratkolesterolgaram berlebihanlemak tinggi

Komentar

Memuat komentar...