Bhayangkara FC Menang 2-1 atas PSIM, Naik ke Posisi 4
Gambar atau konten salah?
Bhayangkara Presisi Lampung FC berhasil mengalahkan PSIM Yogyakarta dengan skor 2-1 pada laga lanjutan Super League yang berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung pada 17 April 2026.
Di menit pertama, PSIM memulai pertandingan dengan cepat. Savio Sheva mencetak gol pertama lewat umpan Dei Corfe pada menit ke-9, memberi tim tamu keunggulan 1-0.
Bhayangkara merespons dengan cepat. Moussa Sidibe mendapat kesempatan, namun tembakan Cahya Supriadi berhasil menahan balon. Tim tuan rumah tetap menekan, namun PSIM berhasil menahan tekanan hingga akhir babak pertama.
Setelah jeda, Bhayangkara menekan lebih keras. Pada menit ke-48, Sidibe melepas umpan dari tendangan bebas di sisi kanan. Bola menanduk Nehar Sadiki dan akhirnya menjadi gol, menyeimbangkan skor 1-1.
Tak lama kemudian, Bhayangkara mengambil alih permainan. Pada menit ke-55, Sidibe kembali mencetak gol. Gol dimulai dari umpan Moises Wolschick, yang menanduk bola ke depan gawang. Sidibe langsung menyambarnya, menempatkan Bhayangkara unggul 2-1.
Di menit ke-71, PSIM berusaha mengejar. Tendangan bebas Ze Valente disambut oleh Pulga Vidal yang masuk ke kotak penalti. Tembakan Vidal tak terhentikan, namun gol dianulir karena Vidal lebih dulu offside.
Selama menit akhir, PSIM menekan demi menyetarakan angka, membuat pertahanan mereka menjadi longgar. Bhayangkara memanfaatkan situasi ini untuk serangan balik. Henri Doumbia mengancam, namun tembakan Cahya Supriadi menepis balon.
Dengan kemenangan ini, Bhayangkara melesat ke posisi keempat di klasemen dengan 47 poin. Sementara PSIM berada di posisi ke-9 dengan 38 poin.
- Bhayangkara FC: Aqil Savik; Putu Gede, Nehar Sadiki, Leo Silva; Sho Yamamoto, Frenky Missa; Subo Seto, Ryo Matsumura; Privat Mbarga, Henry Doumbia, Moussa Sidibe.
- PSIM: Cahya Supriadi (GK); Raka Cahyana, Andy Setyo, Jop van der Avert, Reva Adi; Ze Valente, Donny Warmerdam, Savio Sheva; Pulga Vidal, Nermin Haljeta, Deri Corfe.
Performa Bhayangkara menekankan pentingnya ketahanan defensif dan serangan balik yang cepat, sementara PSIM menunjukkan ketangguhan namun gagal menutup peluang akhir. Skor akhir menegaskan bahwa Bhayangkara masih memiliki peluang kuat untuk menempati posisi lebih tinggi di musim ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Messi Terima Penghargaan Putri Asturias di Kansas City
Garuda Muda vs Timor Leste: Piala AFF 2026 di Sumut
Rakhmad Basuki: Dari Larangan Orang Tua Jadi Pelatih Pro
Mourinho Setuju Kembali ke Real Madrid jika Perez Terpilih
Brasil Bayar 203 Miliar Rupiah ke Ancelotti, Piala 2026
Hanya 8 Tim Piala Dunia 2026 Punya Pemain Lokal, 310 Luar Negeri
Berita Terbaru
UEA Berhenti Ujian Internasional, Pindah Online Kini
Damri: Rute Bus Palembang–Lampung, Harga Rp 200–228 Ribu
Raffi Ahmad Operasi Benjolan Bahu Setelah Haji, Tertutup
Kementerian Agama Tetapkan 16 Juni 2026 sebagai Puasa 1 Muharram
Bom Incendiary Ditemukan dan Dimusnahkan di Sungai Ariyau, Jayapura
Peternak Sapi Perah Dusun Brau Siap Hadapi Musim Kemarau
Prabowo Luncurkan Program Makan Bergizi Gratis di Sentul
Indonesia Open 2026: 16 Besar di Istora Senayan, Menang
Prabowo Buka Penerbangan Bandara Bandung & Yogyakarta
Messi Terima Penghargaan Putri Asturias di Kansas City
