BI: Persepsi Konsumen Ekonomi 01 Mei 2026 Menurun Optimis
Gambar atau konten salah?
Survei Bank Indonesia (BI) tentang persepsi konsumen terhadap ekonomi pada 01 Mei 2026 menunjukkan penurunan. Penurunan ini terlihat di tiga area utama: penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, dan pembelian barang tahan lama.
Indeks Ekonomi Saat Ini (IKE) tercatat di 112,2, masih di atas ambang 100 yang menandakan kondisi ekonomi positif, tetapi turun dari 116,5 pada 01 April 2026. Meskipun demikian, BI menilai IKE tetap kuat karena didukung oleh indeks lain.
Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI) berada di 123,2, Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) di 105,0, dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama (IPDG) di 108,3. Angka-angka ini menunjukkan konsumen masih percaya pada pendapatan dan peluang kerja, sekaligus tetap membeli barang tahan lama.
Ketika dilihat per kelompok pengeluaran, keyakinan konsumen terhadap penghasilan tetap kuat di semua kelompok. Indeks tertinggi, 129,7, tercatat pada kelompok pengeluaran lebih dari Rp5 juta.
Segera setelah itu, indeks tertinggi berdasarkan usia muncul pada kelompok 20‑30 tahun, meskipun menurun menjadi 132,1. Ini menandakan generasi muda masih optimis meski ada penurunan sedikit.
Di sisi pendidikan, persepsi ketersediaan lapangan kerja tetap optimis di semua tingkat pendidikan. Indeks tertinggi, 117,3, tercatat pada responden berpendidikan sarjana.
Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) berada di zona optimis pada sebagian besar kelompok usia, namun kelompok 41‑60 tahun berada di zona pesimis. Sementara itu, Indeks Pembelian Barang Tahan Lama (IPDG) tetap optimis di semua kelompok pengeluaran, dengan indeks tertinggi pada kelompok pengeluaran lebih dari Rp5 juta, meski turun menjadi 113,2.
Secara keseluruhan, meski ada penurunan dalam beberapa indikator, konsumen masih menunjukkan keyakinan yang cukup kuat terhadap kondisi ekonomi, pendapatan, dan peluang kerja. Data ini memberi gambaran tentang sentimen pasar yang masih positif namun sedikit menurun.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Nasabah Maybank: Reksa Dana Jatuh Tempo 2023 Belum Cair
IHSG Sentuh 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor
China Beri Peringkat Utang Tertinggi ke Indonesia
Sandwich Generation: 82,96% Rumah Tangga Masih Bergantung pada Lansia
Bank Mandiri Perkuat Keamanan Siber Digital
Menkeu Bantah Rumor S&P Turunkan Peringkat Indonesia
