BI Tetap Suku Bunga 5,5% Tanpa Kenaikan Lagi Keputusan RDG
Gambar atau konten salah?
Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada hari ini, 18 Juni 2026. Dalam rapat tersebut, BI akan mengumumkan keputusan suku bunga acuan, yang saat ini berada di level 5,5 %. Suku bunga ini menjadi patokan bagi semua pinjaman dan kredit di Indonesia.
Ketua Umum Perbanas, Hery Gunardi, menilai bahwa BI tidak akan menaikkan suku bunga acuan pada RDG hari ini. Menurutnya, otoritas moneter telah menaikkan tingkat suku bunga secara beruntun beberapa waktu terakhir. “Sepertinya enggak. Sudah kayaknya. Sudah kayaknya enggak. Sudah berapa kali naik,” ungkap Hery kepada wartawan di Four Season Hotel, Jakarta, Kamis (18 Juni 2026).
Ketua Bidang Riset & Kajian Ekonomi & Perbankan PERBANAS, Aviliani, juga berpendapat BI tidak akan mengerek suku bunga acuan. Namun ia menilai bahwa bunga dana perbankan tetap akan naik meski BI menahan suku bunga. “Kalau BI‑nya mau naikin apakah saya belum tahu. Karena kemarin baru naik 25 basis poin, masa mau naik lagi. Walaupun sebenarnya sudah enggak ngefek sih ya, tetap saja biaya dana sudah cukup tinggi kan. Biaya dana sekarang sudah 6 %,” pungkasnya.
BI memang telah melakukan beberapa kenaikan suku bunga baru-baru ini. Pada RDG yang berlangsung pada 19‑20 Mei 2026, BI memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,25 % sebagai langkah menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Kemudian, pada 9 Juni 2026, BI mendadak menaikkan suku bunga acuan kembali di luar RGB bulanan sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 %. Selain itu, BI menaikkan suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,50 % dan suku bunga Lending Facility naik sebesar 25 bps menjadi 6,25 %. Langkah ini diambil untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah.
Keputusan BI yang terus menyesuaikan suku bunga mencerminkan kebijakan moneter yang berfokus pada stabilitas ekonomi dan nilai tukar. Harapan para ekonom di PERBANAS bahwa suku bunga tidak akan naik lagi menunjukkan ketidakpastian namun juga kepercayaan pada kebijakan terkini BI.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BEI: Standalone Market Bukan Kategori Terendah MSCI
IHSG Anjlok 10,76%, Rupiah Tembus 18.000 Usai MSCI Umumkan Downgrade
BEI Kaget MSCI Umumkan Potensi Status Baru Lebih Cepat dari Jadwal
IHSG Melemah, Investor Asing Jual Rp 2,92 Triliun
Menkeu: Riset Jerman Buktikan MSCI Tak Selalu Benar
Airlangga Kaget MSCI Umumkan Lebih Cepat soal Status Pasar Modal RI
