Bima Arya: PAD Bertumbuh Lewat Inovasi & Kendaraan Listrik

Bambang W. · 2 min baca · 22 hari lalu · 51 dibaca
Bisik.id
Bima Arya: PAD Bertumbuh Lewat Inovasi & Kendaraan Listrik

Gambar atau konten salah?

Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Dalam Negeri, mengingatkan para kepala daerah agar tidak mengambil kebijakan instan. Ia mencontohkan kenaikan pajak ketika pendapatan asli daerah (PAD) sedang menurun.

Ucapan tersebut disampaikan pada Rapat Kerja Daerah Forum Kerjasama Daerah di Hotel Tentrem, Kecamatan Semarang Tengah. Bima membahas penguatan ekonomi daerah dan transisi kendaraan listrik. “Banyak kepala daerah itu ketika diterpa oleh penyesuaian TKD, mengambil kebijakan instan dengan menekan pajak,” kata Bima di hadapan gubernur pada Selasa, 12 Mei 2026.

Menurutnya, pemerintah daerah seharusnya lebih kreatif mencari sumber peningkatan PAD tanpa membebani masyarakat lewat kenaikan pajak. Ia mencontohkan beberapa daerah yang berhasil meningkatkan PAD lewat langkah sederhana namun berdampak besar. Menteri Dalam Negeri sempat meminta Direktorat Jenderal Otonomi Daerah mempelajari daerah-daerah yang berhasil melakukan inovasi peningkatan PAD.

“Mereka bisa meningkatkan PAD dengan cara-cara yang sebetulnya biasa-biasa saja, tapi ternyata dampaknya dahsyat,” ucapnya. “Menata kembali iklan di luar ruangan dan sebagainya, parkir, jadi dahsyat. Ini yang kreatif, nggak hanya menekan pajak,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Bima juga menyinggung kebijakan pembebasan pajak kendaraan listrik yang kini didorong pemerintah pusat. Ia meminta daerah tidak hanya melihat kebijakan tersebut sebagai ancaman bagi PAD. “Jangan hanya berpikir bahwa 'wah kalau kendaraannya pajaknya dibebaskan, nanti pendapatan asli daerah berkurang'. Kan kalau kita membangun ekosistemnya, maka nanti PAD juga akan meningkat,” ucapnya.

Ia menyebut, jika pemerintah konsisten ingin berkolaborasi menuju masa depan transportasi berbasis kendaraan listrik, maka pembebasan pajak kendaraan listrik harus dilakukan. Menurutnya, pemerintah daerah justru perlu fokus membangun ekosistem kendaraan listrik agar manfaat ekonomi jangka panjang bisa dirasakan pemerintah daerah. “Kalau kita konsisten bekerja sama untuk fokus membangun ekosistem kendaraan listrik, dampak pada kualitas lingkungan, kualitas udara, efisiensi operasional, anggaran daerah, yang sangat hemat,” ucapnya.

Ia menekankan pembangunan ekosistem kendaraan listrik, mulai dari regulasi, infrastruktur pengisian daya hingga industri pendukung, justru berpotensi membuka lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan ekonomi daerah. “Kalau ekosistem dibangun, industri mobil listrik, montirnya dan lain-lain, maka akan menciptakan lapangan pekerjaan,” pungkasnya.

Kesimpulan: Bima Arya menekankan pentingnya kebijakan kreatif dan pembangunan ekosistem kendaraan listrik untuk menstabilkan dan meningkatkan pendapatan daerah tanpa menekan pajak.

Bima Arya SugiartoPADkebijakan instankebijakan pembebasan pajak kendaraan listrikekosistem kendaraan listrikpenguatan ekonomi daerahinovasi peningkatan PAD

Komentar

Memuat komentar...