BKN Apresiasi Sulsel atas Manajemen Talenta ASN Pemerintah
Gambar atau konten salah?
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh mengapresiasi Provinsi Sulawesi Selatan atas penerapan manajemen talenta penuh bagi pejabat dan ASN. Sulsel kini menjadi contoh nasional dalam tata kelola manajemen talenta ASN.
“Ada dua apresiasi kami kepada Sulsel. Pertama, Provinsi Sulawesi Selatan merupakan generasi pertama di Indonesia tengah dan timur yang menerapkan manajemen talenta,” kata Zudan Arif kepada wartawan setelah menghadiri Ekspose Manajemen Talenta Instansi Pemerintah Wilayah Sulsel yang digelar di Kantor Gubernur Sulsel pada Kamis, 7 Mei 2026.
Zudan juga memuji langkah Gubernur Sulsel yang berhasil menggerakkan 11 kabupaten/kota untuk mengikuti ekspose tahap 1. Ia menilai ini sebagai bagian dari percepatan implementasi sistem di daerah. “Artinya hampir 50 persen sudah siap menerapkan sistem ini. Tidak banyak provinsi yang mampu seperti Sulsel dalam memahami pentingnya manajemen talenta,” jelasnya.
Menurut Zudan Arif, penerapan manajemen talenta menjadi strategi penting dalam mempercepat pencapaian visi dan misi kepala daerah melalui penyiapan kader-kader ASN terbaik. Ia menilai sistem ini akan memudahkan kepala daerah mencari pemimpin birokrasi di kemudian hari. “Ke depan, kalau sistem ini sudah matang, maka mencari kader pemimpin birokrasi akan jauh lebih mudah,” ujarnya.
Selain itu, Zudan Arif juga mengapresiasi keberhasilan Pemprov Sulsel yang telah menerapkan sistem manajemen talenta pada pejabat eselon II, III, dan IV pada tahun 2025 dan awal 2026 baru-baru ini. “Untuk Sulsel, penerapan pada pejabat eselon II, III, dan IV sudah berjalan dan berhasil. Terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulsel atas komitmennya ini bisa jadi contoh bagi daerah lain,” jelasnya.
Di sisi lain, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menekankan pentingnya manajemen talenta untuk mempercepat pencapaian visi dan misi pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Ia percaya sistem ini membuat proses penempatan dan pengembangan pejabat dan ASN menjadi lebih efektif. “Dengan adanya sistem ini, kita bisa lebih cepat memilih orang-orang yang bekerja efektif dan mampu menjalankan program dengan baik,” ujar Andi Sudirman.
Andi Sudirman berharap kegiatan ekspose tersebut dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada pemerintah daerah. Ia juga menilai kehadiran langsung Kepala BKN dapat memberikan motivasi kepada seluruh peserta. “Kita berharap ekspose manajemen talenta ini memberikan manfaat besar bagi pemerintah daerah, apalagi langsung mendapat penguatan dari Bapak Kepala BKN,” katanya.
Peristiwa ini menegaskan bahwa manajemen talenta sudah menjadi alat strategis bagi daerah untuk memperkuat kapasitas birokrasi. Dengan partisipasi luas dan dukungan pimpinan, Sulawesi Selatan menunjukkan contoh konkret bagaimana sistem ini dapat mempercepat pencapaian tujuan pemerintahan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Weton Tulang Wangi: Tradisi Penanggalan Jawa Tetap Ada
Cek Bansos: Aplikasi Monitoring Bantuan Sosial di Ponsel
Doa Akhir Tahun 1448 H Dibaca Setelah Ashar 15 Juni 2026
1 Muharram 1448 H: 16 Juni 2026, Momen Amal dan Refleksi
Raker Apeksi Komwil VI Kendari Tetapkan Tiga Langkah
Berita Terbaru
Paula Hurd & Bill Gates Bersinergi di Breakthrough Prize 2026
Tren Strava Fridge: Minuman di Kulkas Minimarket Jadi Viral
Trump Lakukan Tiga Pemeriksaan Medis di Walter Reed
Bandara Husein Sastranegara Dipertimbangkan Rute Luar Jawa
Martinez: Pensiun Bila Argentina Raih Gelar Dunia Kedua
UB SNBT 2026: 5.842 Lolos dari 82.613 Pilihan, Ketat
IHSG Turun 4,11% di Tengah Sesi, Rupiah Menguat
