BKN Waspada Poster CPNS 2026 Palsu, Hindari Klik Link

Sigit W. · 3 min baca · 1 jam lalu · 20 dibaca
Bisik.id
BKN Waspada Poster CPNS 2026 Palsu, Hindari Klik Link

Gambar atau konten salah?

04 Juni 2026 – Sejumlah poster di media sosial mengklaim bahwa pendaftaran CPNS 2026 sudah dibuka. Poster tersebut menampilkan link yang katanya bisa langsung diakses oleh calon pelamar. Masyarakat, terutama yang masih muda, sempat tertarik melihat informasi tersebut. Namun, BKN menegaskan bahwa klaim tersebut bukan pengumuman resmi.

Di laman resmi BKN, Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Wisudo Putro Nugroho mengingatkan publik untuk waspada terhadap penyebaran informasi palsu. Ia menyampaikan pesan pada hari 04 Juni 2026 setelah muncul poster yang mengeklaim pendaftaran CPNS 2026 telah dibuka. Poster tersebut mengarahkan masyarakat untuk mengklik tautan tertentu.

Menurut BKN, poster tersebut memiliki beberapa kejanggalan. Pertama, tautan yang digunakan tidak berasal dari domain resmi pemerintah. Kedua, pesan dalam poster terasa mendesak, memaksa calon pelamar untuk segera mengklik link. Biasanya, pengumuman resmi seleksi CPNS disampaikan melalui kanal resmi pemerintah dan dapat diverifikasi dengan mudah.

“Poster yang beredar juga menunjukkan sejumlah indikasi mencurigakan, mulai dari penggunaan tautan yang bukan domain resmi pemerintah, hingga penggunaan narasi yang mendorong masyarakat untuk segera mengklik tautan tertentu,” kata Wisudo seperti dikutip dari laman resmi BKN.

Keanggotaan ASN menjadi impian banyak orang. Namun, risiko di balik link palsu tidak boleh diabaikan. Banyak kasus di mana tautan palsu yang mengaku sebagai rekrutmen CPNS mengumpulkan data pribadi korban. Data tersebut meliputi NIK, nomor Kartu Keluarga, password akun, hingga kode OTP. Informasi ini dapat disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“BKN mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan literasi digital dan berperan aktif menghentikan penyebaran hoaks, khususnya terkait informasi seleksi ASN. Jangan sampai keinginan menjadi ASN justru dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Selalu cek sumber informasi sebelum percaya dan membagikannya,” ujarnya.

Hingga saat ini, CPNS 2026 belum dibuka secara resmi. BKN menegaskan bahwa belum ada pengumuman resmi terkait pembukaan pendaftaran. Masyarakat diminta untuk tidak menganggap poster yang beredar di media sosial sebagai acuan. Jika nanti ada informasi resmi, pengumuman tersebut akan disampaikan melalui kanal resmi pemerintah sehingga keabsahannya dapat dipastikan.

Untuk tetap terupdate, calon pelamar disarankan memantau informasi melalui kontak resmi berikut:

  • Website resmi BKN
  • Portal SSCASN
  • Media sosial resmi BKN
  • Kanal informasi resmi kementerian atau instansi pemerintah terkait

Proses pendaftaran seleksi ASN hanya dilakukan melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN). Calon pelamar harus berhati-hati jika menemukan situs atau tautan yang mengaku sebagai halaman pendaftaran CPNS di luar portal resmi SSCASN. Semua tahapan, mulai dari pembuatan akun hingga pengajuan lamaran, dilakukan secara daring melalui sistem yang dikelola pemerintah.

Berikut langkah-langkah membuat akun SSCASN, sehingga calon pelamar siap saat pendaftaran benar-benar dibuka:

  1. Masuk ke portal resmi SSCASN dan pilih menu “Buat Akun”.
  2. Isi data diri sesuai KTP dan Kartu Keluarga, seperti NIK, nomor KK, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir.
  3. Masukkan nomor HP dan email aktif.
  4. Lengkapi data tambahan yang diminta sistem.
  5. Unggah scan KTP dan foto swafoto (selfie) sesuai ketentuan.
  6. Buat password akun dan pilih pertanyaan pengamanan.
  7. Periksa kembali seluruh data sebelum menyelesaikan proses registrasi.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, calon pelamar dapat meminimalkan risiko kebocoran data pribadi. Selain itu, memeriksa sumber informasi sebelum mengklik link atau mengisi formulir menjadi langkah penting dalam menjaga keamanan data pribadi.

Keseluruhan situasi ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan dalam menanggapi informasi yang beredar di media sosial. Masyarakat diingatkan untuk selalu memverifikasi melalui kanal resmi dan tidak mudah terpengaruh oleh klaim yang tidak didukung oleh bukti resmi. Dengan cara ini, risiko penipuan digital dapat diminimalkan, dan proses rekrutmen CPNS tetap berjalan lancar.

CPNS 2026BKNhoakstautan palsudata pribadiliterasi digitalverifikasiSSCASN

Komentar

Memuat komentar...