BMKG Peringat Hujan Ekstrem di Sumbar, Waspada 15‑16 Apr
Gambar atau konten salah?
BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau mengumumkan peringatan dini tentang potensi cuaca ekstrem di wilayah Sumatera Barat. Peringatan ini berlaku mulai 15 April 2026 pukul 07.00 WIB hingga 16 April 2026 pukul 07.00 WIB, sehingga hampir seluruh daerah di Sumbar masuk kategori Waspada.
Prediksi cuaca menunjukkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai kilat dan petir, akan melanda wilayah Sumbar dalam dua hari ke depan. BMKG menekankan bahwa hujan petir akan mendominasi wilayah pada siang hingga sore hari.
Berikut daerah-daerah yang harus waspada terhadap potensi petir:
- Kabupaten Pasaman & Pasaman Barat
- Kabupaten Agam
- Kabupaten Solok & Kota Solok
- Kabupaten Sijunjung
- Kota Sawahlunto
- Solok Selatan
Suhu udara di Sumbar diprediksi berkisar antara 18 °C hingga 32 °C. Kota Bukittinggi tercatat memiliki suhu terendah 18 °C, sementara Pasaman mencatat suhu tertinggi 32 °C. Kelembapan udara rata‑rata berada di antara 66 % hingga 100 %, dan kecepatan angin berkisar 5 hingga 16 km/jam, bertiup dari arah Barat Laut ke Timur Laut.
BMKG juga merilis peta sebaran wilayah yang masuk kategori Waspada. Untuk 15 April 2026, daerah yang diwarnai merah mencakup Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Sawahlunto, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Sijunjung, dan Dharmasraya. Untuk 16 April 2026, wilayah kewaspadaan meluas mencakup Padang Pariaman, Pariaman, dan Kota Padang.
Masyarakat diimbau untuk tetap berhati‑hati terhadap dampak bencana hidrometeorologi yang mungkin timbul, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. Bagi detikers yang beraktivitas di luar ruangan pada sore hari, disarankan untuk selalu memantau perkembangan cuaca melalui aplikasi infoBMKG.
(mjy/mjy)
Peringatan ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat menghadapi hujan petir dan potensi bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
