BMKG Prediksi Hujan Lebat di Jawa Tengah, Waspada Banjir
Gambar atau konten salah?
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang memperkirakan sebagian wilayah di Jawa Tengah akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada hari ini. BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap bencana banjir dan tanah longsor.
"Pagi cerah berawan hingga berawan. Siang/sore hingga awal malam potensi hujan ringan hingga sedang tersebar tidak merata dengan waktu bervariasi," kata Prakirawan Cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang, Risca Maulida, dalam keterangan tertulis, Selasa, 14 April 2026.
"Potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah pegunungan, dataran tinggi, Jateng selatan, dan sekitarnya," lanjutnya.
"Waspada bencana hidrometeorologi beserta dampaknya seperti banjir, tanah longsor, angin kencang/puting beliung, sambaran petir, pohon tumbang, genangan air, dll," tambahnya.
Suhu udara di Jawa Tengah diperkirakan berkisar antara 18‑32 derajat Celcius dengan kelembaban udara antara 60‑95 persen.
Berikut prakiraan cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang yang berlaku Selasa, 14 April 2026 pukul 07.00‑19.00 WIB:
- Hujan sedang‑lebat: Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Boyolali, Mungkid, Temanggung, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Bumiayu, Majenang.
- Hujan ringan‑sedang: Kebumen, Purworejo, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Ungaran, Kendal, Solo, Salatiga, Pekalongan, Tegal, dan Ambarawa.
- Hujan ringan: Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, dan Semarang.
Perkiraan ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat di wilayah yang rawan, mengingat potensi hujan lebat dapat memicu banjir dan tanah longsor yang merugikan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SPMB Jateng 2026: Pendaftaran Murid Baru Buka Resmi
Kobra Jawa Didampingi Relawan Dilepas dari Rumah di Klaten
BMKG Prediksi Hujan Lebat di Jawa Tengah Hari Ini Pada
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
Banjir Rob di Demak Meningkat, Warga Minta Tanggul Pantai
SPMB SMA/SMK 2026: Kuota 5% Domisili Desa dan 2% ATS Jateng
