BMKG Selesai Peringatan Tsunami Pasca Gempa 7,7 di Mindanao

Wahyu T. · 1 min baca · 1 jam lalu · 34 dibaca
Bisik.id
BMKG Selesai Peringatan Tsunami Pasca Gempa 7,7 di Mindanao

Gambar atau konten salah?

BMKG mengumumkan berakhirnya peringatan dini tsunami yang dipicu oleh gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Pantai Selatan Mindanao, Filipina. Pengumuman ini datang setelah badan melakukan pemantauan ketat dan evaluasi mendalam terhadap aktivitas gelombang air laut di sejumlah wilayah pesisir Indonesia.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menyatakan, “Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa mag: 7,7 dinyatakan telah berakhir,” pada hari Senin, 08 Juni 2026. Gempa dangkal tersebut terjadi pada pukul 06.37 WIB dan sempat memicu status Siaga hingga Waspada tsunami di wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara.

Data pemutakhiran sensor alat pengukur pasang surut (tide gauge) menunjukkan bahwa tsunami kecil sempat mendarat di beberapa titik. Gelombang tertinggi tercatat sebesar 0,75 meter di Talengan, Kepulauan Sangihe. Meskipun peringatan sudah berakhir, BMKG tetap mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap waspada, terutama terhadap potensi gempa bumi susulan (aftershocks).

Warga diminta mengikuti arahan resmi dari BPBD setempat dan memastikan bangunan rumah mereka aman sebelum kembali beraktivitas di dalam ruangan. Meskipun situasi sudah normal, kewaspadaan tetap menjadi kunci untuk menghindari risiko yang tidak terduga.

Situasi ini menegaskan pentingnya sistem peringatan dini dan koordinasi antara lembaga terkait untuk melindungi masyarakat pesisir dari ancaman gempa dan tsunami.

BMKGtsunamigempa bumiMindanaoperingatan diniwilayah pesisiraftershockskoordinasi lembaga

Komentar

Memuat komentar...