BMW Capai 7 Juta Mobil di Pabrik Shenyang China 2024

Putri N. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 67 dibaca
Bisik.id
BMW Capai 7 Juta Mobil di Pabrik Shenyang China 2024

Gambar atau konten salah?

China dikenal sebagai pasar otomotif terbesar di dunia, namun bagi BMW peran negara ini melampaui sekadar tempat menjual mobil. Di sana, perusahaan asal Jerman menempatkan produksi dan inovasi sebagai inti strategi globalnya.

BMW Brilliance Automotive (BBA), perusahaan patungan BMW di China, mencatat tonggak baru ketika pabriknya di Shenyang memproduksi mobil ke 7 juta sejak produksi lokal dimulai pada 01 Januari 2003. Pencapaian ini menegaskan betapa pentingnya fasilitas Shenyang dalam jaringan produksi global BMW.

"Selama lebih dari 30 tahun, kami telah berakar kuat di China. Kendaraan BMW ke-7 juta yang diproduksi di Shenyang merupakan tonggak penting dalam perjalanan sukses ini," kata Member of the Board of Management of BMW AG, Production, Raymond Wittmann.

"Pencapaian tersebut menunjukkan kekuatan produksi lokal kami sekaligus mencerminkan keahlian, dedikasi, dan komitmen luar biasa dari tim kami di China," lanjutnya.

Unit ke 7 juta tersebut adalah BMW 3 Series Horse Edition, model yang dirancang dan dijual khusus untuk pasar China. Model ini menjadi simbol kemampuan BMW merespons kebutuhan lokal dan kolaborasi kuat antara divisi riset, pengembangan, pembelian, dan manufaktur di fasilitas Shenyang.

Fasilitas Shenyang tidak hanya merakit kendaraan; ia telah berkembang menjadi pusat manufaktur, riset, pengembangan, dan inovasi teknologi bagi BMW di pasar China. Di sini, tim lokal menggabungkan keahlian teknik dengan pemahaman pasar, menghasilkan produk yang sesuai dengan selera konsumen China.

Birgit Boehm, Presiden dan CEO BMW Brilliance Automotive Ltd., menekankan bahwa angka 7 juta bukan sekadar pencapaian produksi. "Angka 7 juta kendaraan bukan hanya sebuah angka. Itu mewakili tujuh juta kali pelanggan China memilih dan mempercayai BMW. Selain menghadirkan produk yang unggul, kami juga membangun sistem produksi yang siap menghadapi masa depan, kompetensi lokal yang kuat, serta tim luar biasa yang mendorong inovasi dan kesuksesan kami di China," ujarnya.

BMW terus memperkuat fasilitas Shenyang melalui konsep iFACTORY, fondasi sistem produksi modern. Di fasilitas tersebut, teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) diterapkan secara luas untuk mendukung proses manufaktur, pengendalian kualitas, hingga koordinasi operasional. Pendekatan ini meningkatkan efisiensi dan akurasi produksi.

Peran Shenyang diperkirakan akan semakin penting dalam beberapa tahun mendatang. BMW memastikan fasilitas tersebut tengah dipersiapkan untuk memproduksi model-model berbasis platform Neue Klasse yang akan menjadi tulang punggung generasi kendaraan listrik dan digital BMW di masa depan. Produksi lokal Neue Klasse di China dijadwalkan dimulai pada tahun ini. Untuk mendukung langkah tersebut, BMW melakukan peningkatan pada sistem produksi, arsitektur digital, hingga kemampuan kolaborasi rantai pasok.

Dalam dua dekade terakhir, BMW telah membangun ekosistem yang mencakup produksi kendaraan utuh, manufaktur powertrain, jaringan pemasok lokal, hingga pusat riset dan pengembangan yang terintegrasi. Semua elemen ini saling terkait, memungkinkan BMW menyesuaikan produk dan proses dengan cepat sesuai dinamika pasar.

Milestone produksi ke 7 juta di Shenyang menegaskan peran China sebagai pusat operasi penting bagi BMW. Pabrik tersebut tidak hanya menjadi tempat produksi, tetapi juga pusat inovasi, riset, dan pengembangan teknologi. Dengan rencana produksi Neue Klasse dan penerapan iFACTORY, BMW menyiapkan fasilitas Shenyang untuk menjadi ujung tombak dalam era elektrifikasi, digitalisasi, dan keberlanjutan industri otomotif global.

BMW Brilliance AutomotiveShenyang7 juta mobiliFACTORYNeue Klasseinovasi teknologipabrik China

Komentar

Memuat komentar...