BookCabin Pastikan Mitra Terverifikasi Saat Pantau OTA
Gambar atau konten salah?
Kementerian Pariwisata sedang menertibkan pelaku usaha pariwisata tak berizin di platform Online Travel Agent (OTA). BookCabin menegaskan bahwa semua mitranya sudah terverifikasi.
BookCabin, yang berada di bawah naungan Lion Group, menyatakan bahwa setiap mitra dan layanan perjalanan yang bekerja sama dengan platform tersebut telah melewati proses verifikasi. Pada konferensi pers BookCabin Travel Fair di Jakarta, pada 02 Juni 2026, Danang Mandala Prihantoro, kepala Corporate Communications Strategic Lion Group, menjelaskan langkah-langkah yang diambil.
“Tujuannya bahwa mitra‑mitra yang bekerja sama dengan BookCabin dan Lion Group itu terverifikasi. Caranya kami menghubungi mitra itu secara langsung,” kata Danang. Ia menambahkan bahwa proses kerja sama dilakukan melalui mekanisme business to business (B2B), termasuk penyaringan layanan hotel yang dinilai sesuai kebutuhan dan anggaran pelanggan.
“Kami tidak ingin pelanggan itu merasa kecewa. Ketika kami bermitra dengan tur dan travel, kemudian ada yang namanya hotel, restoran dan lainnya itu kami mengupayakan dan kami sudah memverifikasi terlebih dahulu,” ujarnya. Danang menyambut positif langkah pemerintah dalam menertibkan pelaku usaha yang belum memiliki izin resmi, menganggap upaya kementerian sudah sejalan dengan visi untuk memberikan rasa percaya kepada pelanggan.
Di kesempatan yang sama, Sindi Basani Natalia Panjaitan, PR & Corporate Communication BookCabin, menegaskan bahwa proses verifikasi yang dilakukan mencakup pemeriksaan legalitas usaha dan standar yang disesuaikan dengan ketentuan Kementerian Pariwisata.
“Jadi memang sebagai OTA kami juga melakukan verifikasi terhadap mitra yang kami kerja sama. Jadi untuk mekanismenya itu biasanya melalui pengecekan legalitas usaha juga dan kami juga menyiapkan standar yang sesuai dengan standar daripada Kementerian Pariwisata,” jelas Sindi.
“Jadi upaya verifikasinya dari BookCabin juga memang sejalan juga dengan tujuan dari Kementerian Pariwisata untuk menciptakan pariwisata yang aman dan juga berkualitas dan terpercaya,” ucap Sindi melengkapi.
Dengan langkah ini, BookCabin berusaha menjaga kualitas layanan dan kepercayaan pelanggan, sementara kementerian memperkuat regulasi di sektor pariwisata. Keterlibatan kedua belah pihak menunjukkan sinergi antara sektor swasta dan pemerintah dalam memajukan industri perjalanan di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
