Boy Arnez MVP SBY Cup 2026, Rp25 Juta, GOR Samapta

Fandi R. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 126 dibaca
Bisik.id
Boy Arnez MVP SBY Cup 2026, Rp25 Juta, GOR Samapta

Gambar atau konten salah?

Boy Arnez, pemain luar (outside hitter) tim Jakarta LavAni Livin' Transmedia, dinobatkan MVP SBY Cup 2026. Pada malam kemenangan, ia menerima hadiah uang tunai sebesar Rp 25 juta. Boy mengungkapkan rencana menggunakan dana tersebut untuk liburan setelah melewati jadwal kompetisi yang padat.

“Saya sih inginnya mau liburan dulu lah, bosan main voli. (Rp 25 juta mau untuk liburan?) Yap, betul,” kata Boy Arnez sambil tertawa setelah laga final SBY Cup 2026 di GOR Samapta, Minggu, 17 Mei 2026.

Selain menjadi MVP, Boy juga berhasil meraih penghargaan Best Outside Hitter dan mendapatkan tambahan Rp 10 juta. Ia menekankan bahwa kunci konsistensinya sejak Piala Liga hingga SBY Cup adalah menjaga kondisi fisik dan kepercayaan diri saat bertanding. “(Kuncinya) Kondisi sih, kondisi ya. Kita gimana caranya buat main konsisten dan confident (percaya diri),” ujarnya.

Boy menambahkan bahwa setiap pertandingan bagi dirinya adalah latihan. “Mindset-nya setiap bermain, setiap match itu saya anggap latihan,” ujarnya.

Meski LavAni tampil dominan, Boy mengaku pernah mengalami momen menegangkan ketika timnya kehilangan satu set dalam pertandingan sebelumnya melawan PBV Pasundan. “(Momen menegangkan) Ada satu pertandingan yang menang 3-1, itu kalah satu-satunya mungkin,” ucapnya.

Ia berharap SBY Cup dapat digelar secara rutin setiap tahun untuk menjaga motivasi para pemain voli di Indonesia. “Sangat berharap (ada SBY Cup lagi). Semoga setiap tahun ada. Kalau bisa setiap bulan,” kata Boy sambil tertawa.

Di sisi lain, kapten PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi, Fahri Septian Putratama, juga sukses meraih penghargaan Best Outside Hitter. Ia mengaku tetap bersyukur meski gagal membawa timnya juara SBY Cup 2026.

Fahri mengatakan, pencapaian individu tersebut tak lepas dari kerja sama seluruh rekan setimnya hingga mampu melaju ke grand final. “Yang jelas ini berkat teman-teman juga, berkat kerja sama tim. Jadi bukan saya pribadi,” kata Fahri usai pertandingan final.

Menurutnya, penghargaan individu hanya menjadi bonus dari perjuangan tim selama turnamen SBY Cup 2026 ini berlangsung. “Achievement ini hasil kerja keras teman-teman juga. Saya terima kasih ke teman-teman,” ujarnya.

Meski kalah telak 3-0 melawan LavAni, Fahri menilai timnya tetap sudah bekerja maksimal hingga mampu mencapai partai puncak. Ia mengaku kondisi fisik pemain menjadi salah satu kendala. “Kita mungkin butuh recovery karena kemarin pertandingan cukup menguras tenaga. Jadi hari ini belum bisa maksimal,” katanya.

Fahri juga mengungkap masih ada sejumlah evaluasi yang harus diperbaiki timnya, mulai dari blok, defense, hingga counter attack yang masih sering terjadi kesalahan. “Kita masih perlu memperbaiki beberapa hal, terutama di lini pertahanan dan serangan balik,” tambahnya.

Ia berharap SBY Cup bisa terus digelar setiap tahun untuk memunculkan bibit-bibit muda voli Indonesia. “Karena di sini pemain muda bisa dapat pengalaman bermain di event besar dan mungkin bisa dilirik tim nasional maupun klub Proliga,” ujar Fahri.

Fahri menilai hadiah uang tunai yang cukup besar menjadi motivasi tambahan bagi para pemain, terutama bagi anggota timnya yang sebagian besar sudah berkeluarga. “Itu jadi spirit tersendiri buat kami. Bukan cuma soal prestasi, tapi juga ada motivasi untuk membantu kebutuhan keluarga,” pungkasnya.

Dengan kemenangan LavAni dan penghargaan individu bagi Boy Arnez serta Fahri Septian Putratama, SBY Cup 2026 menegaskan kembali pentingnya kompetisi regional bagi pengembangan bakat voli di Indonesia. Para pemain mengekspresikan rasa terima kasih dan harapan agar turnamen ini tetap menjadi ajang berkualitas bagi generasi masa depan.

Boy ArnezMVP SBY Cup 2026Jakarta LavAni Livin' TransmediaBest Outside HitterSBY CupPBV PasundanProliga

Komentar

Memuat komentar...