BP BUMN Tutup 167 BUMN Tanpa PHK, Lanjutkan Likuidasi
Gambar atau konten salah?
Dony Oskaria, kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus COO Danantara, mengumumkan bahwa perusahaan telah menutup 167 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam satu tahun terakhir.
Ia menegaskan bahwa program likuidasi ini akan terus berlanjut, meski belum mengungkapkan nama BUMN mana yang sudah dibubarkan. Langkah ini diambil untuk meningkatkan efisiensi operasional BUMN.
“Beberapa perusahaan yang akan kita likuidasi kan. Total yang sudah dilikuidasi itu kurang lebih sampai dengan hari ini itu sudah sekitar 167 perusahaan,”
Dony menjelaskan bahwa proses likuidasi dilakukan secara teratur dan terstruktur, sehingga tidak menimbulkan kerugian bagi karyawan. Ia menegaskan bahwa tidak akan ada PHK.
“Jadi tidak akan, tidak usah khawatir, semuanya dilakukan dengan niat baik, tidak usah khawatir untuk karyawan, karena karyawan tidak akan di PHK,”
Ia menambahkan, “Jadi ini adalah proses melakukan efisiensi terhadap perusahaan kita di sisi bisnis prosesnya, bukan di sisi karyawannya.”
Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 28 April 2026, saat Dony ditemui di Hotel Mulia Senayan, Jakarta. Program likuidasi ini diharapkan dapat memperkuat struktur BUMN tanpa mengorbankan tenaga kerja.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Nasabah Maybank: Reksa Dana Jatuh Tempo 2023 Belum Cair
IHSG Sentuh 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor
China Beri Peringkat Utang Tertinggi ke Indonesia
Sandwich Generation: 82,96% Rumah Tangga Masih Bergantung pada Lansia
Bank Mandiri Perkuat Keamanan Siber Digital
Menkeu Bantah Rumor S&P Turunkan Peringkat Indonesia
