BPBD Pasuruan Siap Atasi Kekeringan 12 Desa akibat El Nino

Fandi R. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 60 dibaca
Bisik.id
BPBD Pasuruan Siap Atasi Kekeringan 12 Desa akibat El Nino

Gambar atau konten salah?

Pasuruan, 07 April 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan menyiapkan langkah‑langkah untuk menghadapi dampak El Nino yang diperkirakan akan muncul dalam beberapa bulan ke depan.

“Ada 12 desa di tiga kecamatan rawan kekeringan dan krisis air bersih karena sumber air menyusut,” kata Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, pada hari Selasa.

Desa‑desa yang teridentifikasi tersebar di tiga kecamatan. Di Kecamatan Lumbang terdapat Desa Karangjati, Bulukandang, Watulumbung, Pancur, dan Banjarrimbo. Kecamatan Pasrepan mencakup Desa Klakah, Ngantungan, Pasrepan, Galih, Sibon, dan Petung. Sedangkan di Kecamatan Winongan terletak Desa Kedungrejo.

“Kekeringan di 12 desa ini karena sumber air menyusut. Ketika musim kemarau datang, sumber air cenderung mengecil bahkan tidak keluar, sehingga berdampak langsung pada ketersediaan air bersih warga,” jelas Sugeng Hariyadi.

Menurut data BPBD, lebih dari 17 ribu jiwa atau sekitar 6 ribu kepala keluarga berpotensi terdampak di desa‑desa tersebut.

“Kami minta warga menggunakan air secara bijak. Pihak desa juga kami harap berkoordinasi kepada camat bilamana di wilayahnya terdapat kekurangan air bersih. Selanjutnya camat akan koordinasi dengan BPBD,” tambahnya.

Setelah ditetapkan Siaga Kekeringan, BPBD akan melanjutkan dengan penetapan Darurat Kekeringan. Sebagai bagian dari respons, BPBD berencana melakukan distribusi air bersih ke daerah yang terdampak.

Upaya ini menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam mengelola risiko kekeringan, sekaligus menekankan pentingnya kolaborasi antara warga, desa, dan camat untuk meminimalisir dampak negatif El Nino.

El Ninokekeringankekurangan air bersihBPBD Pasuruandesadistribusi air bersihkoordinasi camatsiaga kekeringan

Komentar

Memuat komentar...