BRI Luncurkan Program 'Yok Kita Gas' Untuk Kelola Sampah di KOPLING 2025
Gambar atau konten salah?
Masalah sampah menjadi perhatian global yang semakin mendesak. Pertumbuhan populasi, urbanisasi, dan gaya hidup konsumtif berkontribusi pada ancaman pencemaran tanah, air, dan udara. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan melalui program BRI Peduli 'Yok Kita Gas'.
Program ini mengajak masyarakat untuk terlibat dalam pengelolaan sampah dengan memanfaatkan Reverse Vending Machine (RVM) BRI Peduli. Pengunjung dapat menyetorkan botol plastik ke mesin, yang kemudian otomatis mengonversi botol tersebut menjadi poin. Poin ini dapat ditukar menjadi saldo rupiah melalui platform digital Plasticpay.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyatakan bahwa penyediaan RVM di acara musik rakyat, Koplo Keliling (KOPLING) 2025, bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah. "Ajang musik seperti ini memiliki potensi pengunjung yang besar, sehingga menjadi momentum tepat untuk edukasi," ujarnya. Di acara tersebut, satu botol plastik bernilai Rp1.300 dan dapat dikonversi ke saldo e-wallet melalui Plasticpay.
Selama dua hari acara, RVM BRI Peduli berhasil mengumpulkan 56,1 kilogram botol plastik dari 109 transaksi. Upaya ini membantu menurunkan jejak karbon hingga 297.000 gram dan menyelamatkan 47,40 meter persegi lahan dari potensi pencemaran.
Sejak diluncurkan pada 2024, BRI Peduli telah menempatkan delapan unit RVM di lokasi strategis di Jakarta. Mesin-mesin ini telah mengumpulkan 4.281,4 kilogram botol plastik dari 2.349 pengguna dan mencatat lebih dari 42 ribu transaksi. Program ini berkontribusi dalam mengurangi 22.666.248 gram jejak karbon dan menyelamatkan 3.617,44 meter persegi lahan.
Dhanny menambahkan, "Inovasi ini tidak hanya memberikan insentif langsung kepada masyarakat untuk mendaur ulang, tetapi juga mengubah paradigma publik terhadap sampah. Botol plastik yang sebelumnya dianggap tidak berguna kini memiliki nilai ekonomi. Setiap individu memiliki kesempatan untuk menjaga lingkungan dan sekaligus mendapatkan manfaat ekonomi."
Inisiatif pengumpulan botol plastik ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan Asta Cita Pemerintah yang menekankan keselarasan manusia dengan lingkungan dan budaya. Program BRI Peduli 'Yok Kita Gas' juga hadir melalui dua implementasi utama, yaitu di pasar tradisional dan di lingkungan masyarakat seperti bank sampah dan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST). Program ini mendorong masyarakat untuk memahami pemilahan sampah dari rumah hingga mengelola limbah secara mandiri.
Pada gelaran KOPLING 2025 di Gambir Expo Kemayoran pada 08-09 November 2025, Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad hadir di booth RVM BRI Peduli untuk mendukung peningkatan kesadaran pengelolaan sampah di masyarakat.
Program ini menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan sampah dan dampaknya terhadap lingkungan. Dengan adanya insentif dan edukasi, diharapkan lebih banyak individu yang berpartisipasi dalam menjaga lingkungan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Nasabah Maybank: Reksa Dana Jatuh Tempo 2023 Belum Cair
IHSG Sentuh 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor
China Beri Peringkat Utang Tertinggi ke Indonesia
Sandwich Generation: 82,96% Rumah Tangga Masih Bergantung pada Lansia
Bank Mandiri Perkuat Keamanan Siber Digital
Menkeu Bantah Rumor S&P Turunkan Peringkat Indonesia
