BRI‑Syailendra: Akses Reksa Dana Syariah Lebih Luas

Lia N. · 2 min baca · 7 hari lalu · 56 dibaca
Bisik.id
BRI‑Syailendra: Akses Reksa Dana Syariah Lebih Luas

Gambar atau konten salah?

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) baru saja menandatangani perjanjian strategis dengan Syailendra Capital, sebuah perusahaan manajer investasi terkemuka di Indonesia. Perjanjian ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap produk investasi syariah.

Perjanjian tersebut resmi diumumkan pada acara Mutual Fund Distribution Signing Ceremony yang dilaksanakan di kantor pusat BRI di Jakarta. Kegiatan tersebut menandai langkah kedua belah pihak untuk memperkuat layanan investasi nasabah.

Aris Hartanto, Direktur Consumer Banking BRI, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi bank untuk memperkuat layanan investasi. Ia menekankan bahwa kolaborasi ini akan memungkinkan produk reksa dana Syailendra Capital diakses melalui aplikasi BRImo maupun di kantor cabang BRI di seluruh Indonesia.

“Bagi BRI, kerja sama ini memperkuat ekosistem layanan wealth management BRI sekaligus penyedia solusi keuangan terintegrasi yang relevan dengan kebutuhan nasabah yang terus berkembang,” kata Aris dalam keterangan tertulis, Kamis 28 Mei 2026.

Ia menambahkan, “Melalui sinergi dengan Syailendra Capital, kami ingin menghadirkan akses investasi reksa dana yang semakin mudah dijangkau dan terpercaya, termasuk produk investasi berbasis syariah yang semakin diminati masyarakat,” sambung Aris.

Dengan kerja sama ini, masyarakat dapat mengakses dua produk unggulan Syailendra Capital: Syailendra Sharia Money Market Fund (SSMMF) dan Syailendra Sharia Fixed Income Fund (SSFIF). SSMMF merupakan reksa dana pasar uang syariah yang berinvestasi pada instrumen pasar uang syariah dan obligasi syariah, dengan jangka waktu jatuh tempo di bawah satu tahun.

“Dengan karakteristik risiko yang relatif rendah dan likuiditas tinggi, produk ini menjadi pilihan yang sesuai bagi investor pemula maupun nasabah yang membutuhkan instrumen penempatan dana jangka pendek dengan potensi imbal hasil yang kompetitif. Per 30 April 2026, SSMMF mencatatkan imbal hasil satu tahun sebesar 4,99% dengan minimum investasi mulai dari Rp 50 ribu,” tuturnya.

SSFIF, di sisi lain, adalah reksa dana pendapatan tetap syariah yang berfokus pada obligasi syariah, khususnya sukuk korporasi berperingkat layak investasi. Produk ini dikelola secara aktif dan selektif melalui strategi investasi pada sukuk korporasi dengan minimal rating A, sehingga risiko kredit relatif lebih terjaga. Komposisi portofolionya didominasi instrumen berdurasi relatif pendek, sehingga kinerjanya cenderung lebih stabil dan tidak terlalu sensitif terhadap perubahan suku bunga maupun inflasi.

“Dengan karakteristik tersebut, SSFIF ditujukan bagi investor dengan profil risiko moderat yang menginginkan potensi pertumbuhan investasi jangka menengah hingga panjang dengan tetap mengedepankan prinsip syariah. Hingga 30 April 2026, SSFIF mencatatkan imbal hasil satu tahun sebesar 7,58% dengan minimum investasi mulai dari Rp 10 ribu,” ungkapnya.

Aris menegaskan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap investasi syariah sekaligus mendorong penetrasi produk investasi ke segmen ritel di berbagai daerah. Ia menutup pernyataan dengan menekankan dukungan jaringan BRI yang luas.

“Dukungan jaringan BRI yang luas diharapkan mampu menghadirkan alternatif investasi syariah yang lebih praktis dan terjangkau bagi masyarakat,” tutupnya.

Kesempatan ini menandai langkah strategis BRI dalam memperkuat layanan keuangan bagi nasabah, sambil memanfaatkan keahlian Syailendra Capital dalam manajemen investasi syariah. Dengan akses yang lebih luas melalui aplikasi dan cabang, produk reksa dana syariah kini dapat dijangkau oleh lebih banyak orang di seluruh Indonesia.

Bank Rakyat IndonesiaSyailendra CapitalReksa Dana SyariahSSMMFSSFIFBRImoMutual Fund Signing Ceremony

Komentar

Memuat komentar...