BRT Bandung Raya: 18 Rute, 256 Halte Siap Mengurangi Kemacetan

Yanto K. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 117 dibaca
Bisik.id
BRT Bandung Raya: 18 Rute, 256 Halte Siap Mengurangi Kemacetan

Gambar atau konten salah?

Di Bandung Raya kini sedang disiapkan sistem angkutan massal bernama Bus Rapid Transit (BRT). Proyek ini dirancang untuk menekan kemacetan yang sering terjadi di wilayah Cekungan Bandung. 18 rute akan melintasi Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, dan Sumedang. 256 titik halte akan didirikan, di mana 232 titik berada di Kota Bandung.

Berikut rincian rute BRT Bandung Raya:

  • BRT 01: Cibiru - Kalapa
  • BRT 02: Lembang - Taman Tegallega
  • BRT 03: Leuwipanjang - Dipatiukur-Dago
  • BRT 04: Elang - Riau
  • BRT 05: Ciroyom - Pajajaran - Antapani
  • BRT 06: Dago - Leuwipanjang - Cibaduyut
  • BRT 07: Padalarang - Alun-alun Bandung
  • BRT 08: Cicaheum - Cimahi
  • BRT 09: Ledeng - Antapani
  • BRT 10: Cicaheum - Kebon Kalapa
  • BRT 11: Tegalluar - Stasiun Hall
  • BRT 12: Soreang - Tegallega
  • BRT 13: Jatinangor - Cibeureum
  • BRT 14: Majalaya - Baleendah - Leuwipanjang
  • BRT 15: Banjaran - Baleendah - Bandung Electronic Center
  • BRT 16: Sarijadi - Antapani
  • BRT 17: Cicaheum - Sarijadi
  • BRT 18: Jatinangor - Dipatiukur (Via tol)

Awalnya, rute Tegalluar - Majalaya (via Sapan) diputuskan dihapus. Rencana selanjutnya adalah mengalihkannya menjadi rute pengumpan atau feeder.

Proyek BRT Bandung Raya kini memasuki tahap pembangunan halte. 8 halte on corridor sudah disurvei oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Dinas Perhubungan Kota Bandung. Rencana pembangunan halte on corridor akan ditempatkan di ruas jalan pusat Kota Bandung, termasuk Stasiun Hall, Dalem Kaum, Simpang Pasirkoja, Kepatihan, Alun-alun Bandung, Dulatip, Bundaran Cibeureum, dan Banceuy Center.

“Jadi hampir bersamaan sepertinya, sosialisasi yang dilakukan itu dengan off corridor yang sebelumnya sudah dilaksanakan, Nah sekarang on corridor sudah mulai lagi karena melihat timeline‑nya memang sudah bisa dimulai,” kata Kadishub Kota Bandung Rasdian beberapa waktu lalu.

Rasdian menambahkan bahwa pembangunan halte on corridor akan dilanjutkan secara bertahap. “Itu kan sudah disurvei, ada konsultannya, timeline‑nya sudah jelas, pemenang tendernya, proyeknya sudah jelas. Tinggal sebelum mengerjakan disosialisasikan dulu itu bagian dari perencanaan, persiapan, supaya di ujung tahun ini dibangun,” ucapnya.

Menurut Rasdian, jalur on corridor secara keseluruhan mencapai 21 kilometer yang membentang di Bandung Raya. Di Kota Bandung, jalur ini akan melewati Jalan Asia Afrika, Sudirman, Otista, Dewi Sartika, dan jalan-jalan lainnya. Namun, pembangunan jalur on corridor belum dilaksanakan. “Tapi sekarang yang pembangunan jalur on corridor‑nya belum dilaksanakan. Jadi yang baru halte operator, sama yang baru dimulai itu halte on corridor, nanti lebar jalur kemungkinan 2,5 atau 3 meter, saya belum hafal,” pungkasnya.

Dengan rencana ini, diharapkan BRT Bandung Raya dapat mengurangi kemacetan dan memberikan alternatif transportasi yang lebih cepat dan teratur bagi warga di wilayah Bandung Raya.

BRT Bandung Rayakemacetanrute BRThalte on corridorKemenhubKota BandungSumedangjalur on corridor

Komentar

Memuat komentar...