BSI Luncurkan PINTAR Reksa Dana: Investasi Muda Rp10.000
Gambar atau konten salah?
Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia, dan pelaku pasar modal terus memperkuat literasi keuangan dan inklusi pasar modal, khususnya di kalangan generasi muda. Tujuannya menanam kebiasaan investasi sejak dini lewat setoran rutin berjangka kecil.
Program PINTAR Reksa Dana - SiMuda Investasiku dirancang untuk menumbuhkan budaya investasi disiplin, bertahap, dan jangka panjang bagi usia 18‑30 tahun. Dengan pendekatan yang mudah dipahami, program ini mengajak masyarakat berpartisipasi secara aktif.
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) turut ambil bagian sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) bersama beberapa perbankan lain. Peran BSI adalah memperluas akses investasi melalui edukasi, pemasaran, serta penyediaan layanan transaksi reksa dana yang mudah dijangkau.
Melalui program ini, BSI menawarkan produk Reksa Dana Pasar Uang Syariah yang relatif rendah risiko, likuid, dan cocok bagi investor pemula. Minimum investasi Rp10.000 dan tanpa biaya pembelian dan pencairan menjadi daya tarik utama. Hal ini mendorong generasi muda untuk mulai berinvestasi secara konsisten dan terencana.
Proses pendaftaran sederhana, baik melalui booth fisik maupun kanal digital. Pemasaran berizin (WAPERD) mendukung proses ini, memungkinkan masyarakat yang sudah maupun belum memiliki rekening investasi untuk ikut serta dengan lebih praktis.
BSI menyediakan beragam produk reksa dana syariah dari sejumlah manajer investasi terkemuka, antara lain Mandiri Manajemen Investasi, Bahana TCW Investment Management, Manulife Aset Manajemen Indonesia, Sucorinvest Asset Management, Trimegah Asset Management, dan Batavia Prosperindo Aset Manajemen.
Untuk meningkatkan partisipasi, BSI mengusung program bundling pada peluncuran PINTAR Reksa Dana SiMuda. Program ini digabungkan dengan produk Tabungan E-Mas. Nasabah berkesempatan memperoleh reward saldo Tabungan E-Mas untuk pembelian produk reksa dana Rp500 ribu dan Tabungan E-Mas Rp500 ribu, sesuai dengan Syarat dan Ketentuan yang berlaku.
Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Anggoro Eko Cahyo, menegaskan komitmen perseroan dalam mendukung agenda inklusi keuangan nasional. "Kami siap mendukung program pemerintah dalam memperkenalkan investasi yang terjangkau kepada generasi muda. Dengan nominal yang ringan, masyarakat dapat mulai berinvestasi lebih dini dan membangun kebiasaan finansial yang sehat," ujarnya dalam siaran pers 28 April 2026. Ia menambahkan, "Inisiatif ini juga menjadi bagian dari kontribusi BSI dalam mendorong pertumbuhan ekosistem keuangan syariah nasional," ujarnya.
Program ini diharapkan dapat memperluas basis investor muda sekaligus menawarkan alternatif investasi syariah yang inklusif, sekaligus memperkuat ekosistem keuangan syariah di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Nasabah Maybank: Reksa Dana Jatuh Tempo 2023 Belum Cair
IHSG Sentuh 6.300, Saham Konglomerat Jadi Motor
China Beri Peringkat Utang Tertinggi ke Indonesia
Sandwich Generation: 82,96% Rumah Tangga Masih Bergantung pada Lansia
Bank Mandiri Perkuat Keamanan Siber Digital
Menkeu Bantah Rumor S&P Turunkan Peringkat Indonesia
