Budi Sadikin: Boba Tambah Gula di Minuman Less Sugar
Gambar atau konten salah?
Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan, menegaskan bahwa minuman yang diberi label less sugar masih dapat mengandung gula tersembunyi, terutama bila ditambahkan topping seperti boba. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menilai minuman tersebut sehat hanya karena labelnya.
“Kalau pesan milk tea less sugar tapi ditambah boba itu sama aja bohong karena gulanya masih tinggi,” ujarnya, menegaskan bahwa satu porsi topping boba setara dengan 150 kalori atau 100 gram gula.
Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan, menambahkan boba dapat mengubah status nutrisi minuman. Sebuah minuman less sugar tanpa topping biasanya berada di Nutri Level B, namun dengan boba bisa naik ke Nutri Level D, kategori paling tidak sehat.
Regulasi baru label pangan siap saji menghitung kadar gula hanya pada cairan minuman. “Peraturan Kemenkes yang saya baru keluarkan itu hanya menghitung kadar gula di cairannya, bukan di bobanya,” jelasnya.
Dengan penjelasan ini, Budi mendorong konsumen untuk memperhatikan tambahan topping saat memesan minuman. Ia berharap masyarakat dapat menimbang kembali pilihan minuman yang tampak rendah gula namun sebenarnya tinggi kalori.
Kesimpulannya, meski minuman diberi label less sugar, tambahan topping seperti boba dapat membuat kandungan gula dan kalori tetap tinggi, sehingga konsumen tetap perlu berhati-hati ketika memilih minuman siap saji.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
