Bulgaria Masuk FIFA 2026, Kemenangan 10-2 atas Solomon

Vera T. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 59 dibaca
Bisik.id
Bulgaria Masuk FIFA 2026, Kemenangan 10-2 atas Solomon

Gambar atau konten salah?

Bulgaria telah resmi masuk ke FIFA Series 2026 yang digelar di Indonesia. Tim ini membawa peringkat FIFA tertinggi di antara empat peserta, yaitu 87.

Pada pertandingan pembuka, Bulgaria menampilkan performa gemilang. Di Gelora Bung Karno, mereka mengalahkan Kepulauan Solomon dengan skor 10-2 pada 27 Maret 2026.

Kejuaraan berlanjut dengan final yang dijadwalkan pada 30 Maret 2026 malam, di mana Indonesia akan menjadi lawan utama. Pertandingan kedua ini akan dihadiri oleh ribuan penonton di stadion yang sama.

Keikutsertaan Bulgaria di turnamen ini tidak lepas dari kritik di dalam negeri. Banyak yang menilai perjalanan jauh ke Jakarta untuk menghadapi tim-tim dengan level lebih rendah sebagai “sia-sia”. Salah satu kritik tajam datang dari mantan pelatih Slavia Sofia, Velislav Vutsov, putra legenda sepakbola Bulgaria, Ivan Vutsov.

Ini bukan turnamen serius, bung! Kita koar-koar akan meraih dua kemenangan, tapi melawan siapa? Jika ada yang menganggapnya sebagai kemenangan... Jika ada penghargaan untuk ‘Kegilaan Terbesar’, saya rasa tur ini pantas memenangkannya,” ujar Velislav Vutsov setelah kemenangan telak Bulgaria atas Kepulauan Solomon.

Ia menambahkan, “Dimana itu Saint Kitts and Nevis? Saya mencari di Google - 51 ribu penduduk. Apakah ini oke? Apakah mereka pernah meraih kemenangan? Melawan siapa? Anguilla? Siapa itu Anguilla? Satu suku dengan 12 ribu orang saja. Tak masuk akal,” sindirnya.

Menanggapi komentar tersebut, Presiden Federasi Sepakbola Bulgaria, Georgi Ivanov, menegaskan bahwa kritik tidak dapat mengurangi rasa hormat terhadap pemain yang sedang bertugas internasional. “Memang benar tim nasional selalu jadi sasaran kritik - baik dalam kekalahan atau kemenangan. Itu adalah bagian dari sepakbola, tapi penting untuk tak kehilangan rasa hormat dan penghargaan terhadap para pemain yang membela kehormatan Bulgaria,” ungkapnya.

Ia menambahkan, “Mereka memiliki kondisi pelatihan yang sangat baik di dalam kamp ini. Kondisi yang tidak akan mereka dapatkan di Eropa. Tim bekerja dengan tingkat profesionalisme dan dedikasi yang tinggi,” kata Ivanov.

Setiap hari saya melihat bagaimana para pemain muda ini mengerahkan usaha, disiplin, dan semangat - bukan hanya untuk hasil, tetapi untuk masa depan tim nasional. Mereka sedang membangun sesuatu yang baru,” tegasnya.

Keputusan Bulgaria untuk berpartisipasi di FIFA Series 2026 menunjukkan ambisi mereka memperluas pengalaman internasional. Namun, kritik internal menyoroti ketidakseimbangan level lawan, sementara pendukung menekankan profesionalisme dan dedikasi tim. Peristiwa ini menegaskan bahwa perjalanan sepakbola internasional seringkali memunculkan perdebatan antara strategi kompetitif dan persepsi publik.

BulgariaFIFA Series 2026Gelora Bung KarnoKritik internalPerforma gemilangSepakbola internasionalIndonesia

Komentar

Memuat komentar...