Bulog Dukung Petani Tebu Blora, Hasil ke Pabrik Gula

Rini S. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 57 dibaca
Bisik.id
Bulog Dukung Petani Tebu Blora, Hasil ke Pabrik Gula

Gambar atau konten salah?

Perum Bulog menegaskan komitmennya untuk mendukung kesejahteraan petani tebu di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Langkah ini bertujuan membantu penyaluran hasil panen tebu ke pabrik gula milik PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), anak perusahaan PT Perkebunan Nusantara (PTPN).

Inisiatif ini bagian dari upaya Bulog memperkuat ekosistem pangan nasional dan memastikan hasil panen petani terserap secara optimal oleh industri pengolahan gula dalam negeri. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan bahwa Bulog siap menjadi fasilitator menjembatani kebutuhan petani dengan kapasitas industri gula nasional.

Kami berkomitmen hadir di tengah petani, termasuk di Blora, untuk memastikan hasil panen tebu mereka dapat tersalurkan dengan baik ke pabrik gula, sehingga memberikan nilai tambah dan kepastian pasar bagi petani,” ujar Rizal dalam keterangannya, 02 April 2026.

Komitmen ini juga menjadi respons konstruktif atas dinamika lapangan, termasuk aksi penyampaian aspirasi oleh sebagian petani tebu di Blora. Bulog memandang aspirasi tersebut sebagai bagian dari perhatian bersama untuk memperbaiki tata niaga tebu dan gula nasional agar semakin berpihak kepada petani.

Selain itu, Bulog menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, PTPN, dan SGN. Tujuannya memastikan proses penyerapan berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi petani.

Dengan langkah ini, Bulog berharap dapat meredam persepsi negatif yang berkembang, sekaligus menunjukkan kehadiran nyata negara dalam menjaga stabilitas sektor pangan dan kesejahteraan petani.

Secara keseluruhan, inisiatif Bulog menandai upaya nyata memperkuat rantai pasok tebu, memberi nilai tambah bagi petani, dan menjaga kestabilan industri gula di Indonesia.

Perum Bulogpetani tebuBloraPT Sinergi Gula Nusantaraekosistem pangankesejahteraan petanirantai pasok gula

Komentar

Memuat komentar...