Bupati Banyuwangi Tinjau Renovasi SDN 3 Pesanggaran

Lia N. · 2 min baca · 23 hari lalu · 61 dibaca
Bisik.id
Bupati Banyuwangi Tinjau Renovasi SDN 3 Pesanggaran

Gambar atau konten salah?

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas meninjau dua sekolah di Kecamatan Pesanggaran pada Senin, 11 Mei 2026. Kunjungan ini bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memperkuat fasilitas pendidikan melalui kerja sama dengan sektor swasta, khususnya PT Bumi Suksesindo (PT BSI).

Di wilayah yang sama, SDN 3 Pesanggaran dan SDN 3 Sumberagung menjadi fokus program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dijalankan oleh PT BSI. Sekolah-sekolah ini berada di dekat tambang emas Gunung Tumpang Pitu yang dimiliki PT BSI di Desa Sumberagung.

PT BSI, anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk, telah menegaskan komitmen melalui Corporate Social Responsibility (CSR) untuk menyokong renovasi infrastruktur pendidikan di wilayah tersebut. Program PPM ini dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan sekolah dan memberikan manfaat langsung bagi siswa dan guru.

Dalam kunjungan, Bupati Ipuk didampingi jajaran Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi serta perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Mereka memeriksa kondisi bangunan secara detail, mencari titik-titik kritis yang memerlukan perbaikan agar intervensi tepat sasaran.

“Kami ingin memastikan bahwa intervensi yang dilakukan melalui program PPM PT BSI ini benar-benar sesuai dengan kebutuhan sekolah, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh para siswa dan guru,” ujar Bupati Ipuk.

Menurut Dr. H. Alfian, M.Pd, Plt Kepala Dispendik, koordinasi teknis pelaksanaan renovasi sudah matang. Pengerjaan fisik direncanakan dimulai saat libur sekolah.

“Rencananya, kedua sekolah ini akan mulai diperbaiki oleh PT BSI saat libur sekolah tiba. Strategi ini diambil agar proses belajar mengajar tidak terganggu oleh aktivitas konstruksi,” ungkap Dr. Alfian.

Setelah renovasi selesai, kedua sekolah diharapkan menjadi lingkungan belajar yang lebih representatif. Dr. Alfian menambahkan harapan bahwa suasana belajar akan menjadi lebih nyaman dan menyenangkan.

“Setelah diperbaiki, kami berharap kedua sekolah ini bisa menjadi tempat belajar yang nyaman dan menyenangkan. Lingkungan yang baik tentu akan mendukung tumbuh kembang dan semangat belajar para peserta didik,” tandasnya.

Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan PT BSI diharapkan menjadi contoh bagi pelaku investasi lain di Bumi Blambangan. Model ini menunjukkan bagaimana kemitraan berkelanjutan dapat mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wilayah Kecamatan Pesanggaran adalah lokasi investasi PT BSI yang memegang izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) Emas dan Mineral Pengikutnya, Nomor 188/547/KEP/429.011/2012. Kecamatan ini meliputi desa-desa Kandangan, Sarongan, Sumberagung, Sumbermulyo, dan Pesanggaran. PT BSI, sebagai Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), telah dinyatakan sebagai Obyekt Vital Nasional (Obvitnas) sesuai Kepmen ESDM Nomor 159.K/90/MEM/2020.

Program PPM PT BSI mencakup delapan bidang utama: pendidikan, kesehatan, peningkatan pendapatan riil atau pekerjaan, kemandirian ekonomi, sosial budaya, lingkungan, pembentukan lembaga komunitas, dan infrastruktur. Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas lokal dan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.

Pengembangan fasilitas pendidikan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan swasta dapat menghasilkan solusi praktis bagi tantangan infrastruktur sekolah. Dengan renovasi yang direncanakan tepat waktu, harapan akan terciptanya lingkungan belajar yang lebih baik bagi generasi masa depan.

Bupati BanyuwangiPT BSIPPMRenovasi SekolahCSRTambang Emas Gunung Tumpang PituKolaborasi Pemerintah Swasta

Komentar

Memuat komentar...