Bupati Kediri Janji Beasiswa bagi Siswi 16 Tahun Satu

Yuli S. · 2 min baca · 29 hari lalu · 60 dibaca
Bisik.id
Bupati Kediri Janji Beasiswa bagi Siswi 16 Tahun Satu

Gambar atau konten salah?

Bunga berusia 16 tahun, berasal dari Dusun Sumber Bahagia, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri. Sejak 01 November 2025, ia terpaksa meninggalkan bangku di SMK YP 17 Pare untuk merawat ibunya.

Ibunya, Zainul Sarpianik berusia 58 tahun, menderita stroke. Suyanto, suaminya, menjual rumah dan menguras tabungan yang telah ia kumpulkan sejak 2023 demi biaya pengobatan. Semua dana tersebut sudah tidak tersisa untuk biaya sekolah Bunga.

Selasa, 05 Mei 2026, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, yang akrab dipanggil Mas Dhito, mengunjungi rumah Bunga. Ia bertanya tentang keinginannya.

Bunga mengaku masih ingin kembali ke sekolah. Mas Dhito langsung memberi semangat dan janji beasiswa.

"Sekolah lagi ya nduk nanti Bulan Juli," pinta Mas Dhito kepada Bunga. "Nggih mau," jawabnya.

Mas Dhito juga berjanji akan menyalurkan beasiswa dan memberikan bantuan modal usaha agar ayah Bunga dapat membuka warung sambil tetap menjaga ibunya. "Bulan depan kita masukkan lagi adik Bunga ke sekolah. Bantuan modal usaha juga kita berikan kepada bapaknya, karena beliau masih ingin bekerja sambil menjaga istrinya," ujar Mas Dhito.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan satu pun anak di wilayahnya putus sekolah hanya karena alasan biaya. "Pemerintah Kabupaten Kediri tidak akan membiarkan satu pun anak di wilayahnya putus sekolah hanya karena alasan biaya."

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari safari sosial Forkopimda Kabupaten Kediri yang menyusuri permukiman di Kecamatan Puncu. Di kesempatan yang sama, rombongan juga mengunjungi lansia penderita katarak yang tak lagi mampu bekerja, serta anak berkebutuhan khusus yang tinggal bersama kakeknya di rumah tak layak huni.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, yang turut mendampingi, menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat. "Koordinasi antara pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat menjadi kunci agar upaya yang dilakukan tidak terputus, terutama dalam mendukung pemulihan ekonomi keluarga dan perbaikan kualitas hidup warga," katanya.

Kini Bunga tinggal menghitung hari untuk kembali ke sekolah. Harapan yang sempat redup kini menyala lagi, menandai langkah baru bagi masa depan yang lebih cerah.

BungaBupati KediribeasiswastrokesekolahpengobatanForkopimdabantuan modal usaha

Komentar

Memuat komentar...