Bupati Subandi Kekecewa: Topi Lokal Dipinjam Luar Daerah

Bima J. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 62 dibaca
Bisik.id
Bupati Subandi Kekecewa: Topi Lokal Dipinjam Luar Daerah

Gambar atau konten salah?

Kabupaten Sidoarjo memiliki Kampung Topi di Desa Punggul, Kecamatan Gedangan. Perajin lokal, Master Konveksi, membuat topi tradisional yang kini lebih banyak dipesan dari luar daerah.

Meski Sidoarjo menampung lebih dari seribu satuan pendidikan, permintaan topi masih datang dari luar. Hal ini terungkap ketika Bupati Subandi melakukan sidak mendadak ke lokasi perajin.

Bupati Subandi mengungkapkan kekecewaannya. "Warga Sidoarjo mestinya beli di Sidoarjo, kok malah ini (pemesanan) SMA Negeri Balikpapan," ungkapnya usai melihat pengerajin topi Master Konveksi Desa Punggul, 24 April 2026.

Subandi menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo untuk terus mendorong perkembangan UMKM lokal. Menurutnya, membeli produk UMKM lokal sama dengan menggerakkan roda perekonomian Sidoarjo. Perputaran uang tetap berada di daerah jika kebutuhan, termasuk perlengkapan sekolah, dipenuhi oleh pelaku usaha setempat.

Ia berencana memanggil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo untuk mendorong sekolah-sekolah menggunakan produk UMKM. "Kita akan panggil Dinas Pendidikan, kita akan rapatkan, teman-teman kepala sekolah juga kita harapkan hadir, UMKM UMKM harus kita tingkatkan," tuturnya.

Selain itu, Pemkab Sidoarjo akan memperkuat pendampingan perizinan bagi pelaku UMKM agar lebih mudah mengakses permodalan dan bantuan pemerintah. "Izin-izin UMKM akan kita bantu, akan kita kawal agar para pelaku UMKM ini segera memiliki izin usaha," tegasnya.

Fuad, perajin topi Master Konveksi Desa Punggul, sudah mencoba memasarkan produknya ke sekolah-sekolah di Sidoarjo, namun belum membuahkan hasil maksimal. Ia berharap ada dukungan dari Pemkab Sidoarjo untuk mempromosikan produk UMKM seperti miliknya ke sekolah-sekolah di daerah.

Fuad mengungkapkan: "Pernah mencoba (memasarkan produk) tapi ditolak, pernah contoh (produk) diterima tapi tidak ada kelanjutannya, hanya bilang nanti dihubungi," ucapnya.

Permintaan topi masih lebih banyak berasal dari luar daerah, meskipun potensi lokal kuat. Bupati Subandi menunjukkan upaya meningkatkan penggunaan produk lokal melalui dukungan pendidikan dan perizinan, menekankan pentingnya pasar dalam memajukan UMKM Sidoarjo.

SidoarjoKampung TopiMaster KonveksiUMKMPendidikanPerizinanPasar lokal

Komentar

Memuat komentar...