Bupati Subandi Rencanakan Pembangunan 3 Pasar Sidoarjo

Wati N. · 2 min baca · 23 hari lalu · 51 dibaca
Bisik.id
Bupati Subandi Rencanakan Pembangunan 3 Pasar Sidoarjo

Gambar atau konten salah?

Bupati Sidoarjo, Subandi, mengadakan pertemuan dengan koordinator dan pengelola pasar tradisional. Fokus utama adalah revitalisasi pasar yang menghadapi banyak kios kosong dan persaingan kuat dengan pasar modern.

Pengelola pasar mengungkapkan beberapa persoalan di lapangan. Salah satunya adalah alokasi anggaran sebesar Rp 2,3 miliar untuk tiga pasar utama: Pasar Taman, Sukodono, dan Wonoayu. Dana tersebut akan dipakai untuk pembangunan paving, los basah, dan perbaikan pagar pasar.

Di Pasar Sukodono, paving depan pasar akan ditinggikan guna mengatasi banjir saat musim hujan. Sementara itu, Pasar Krian masih menghadapi masalah tempat penampungan pascakebakaran dan saluran air yang sering tersumbat. Koordinator pasar juga melaporkan kondisi Pasar Porong yang kini sudah dilengkapi kanopi, namun masih ada persoalan retribusi parkir, jalan rusak, dan drainase tersumbat.

Tingkat okupansi kios konveksi di lantai dua Pasar Wadungasri hanya sekitar 10% karena maraknya penjualan online dan keberadaan toko modern. Subandi menegaskan bahwa target retribusi pasar tahun 2024 telah tercapai, namun target tahun 2025 belum terpenuhi.

“Lakukan pemetaan untuk meningkatkan retribusi. Kami juga akan turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi pasar tradisional saat ini,” kata Subandi, Senin (11/5/2026). Ia mendorong penerapan sistem retribusi non-tunai yang nantinya akan dikawal oleh Diskominfo Sidoarjo.

Selain itu, Pemkab Sidoarjo akan menyiapkan dashboard pendataan pasar tradisional beserta jumlah kios dan lapak pedagang. Menurutnya, kepala pasar dituntut mampu berinovasi agar kondisi pasar semakin nyaman bagi pedagang maupun pembeli.

“Kepala pasar harus bisa berinovasi agar kondisi pasar lebih baik sehingga pembeli dan penjual merasa nyaman,” tuturnya. Ia juga menambahkan, “Bila perlu disediakan jaringan WiFi gratis agar transaksi jual beli bisa dilakukan secara online.”

Dengan komitmen untuk segera melakukan pemetaan dan kajian terkait perbaikan sarana dan prasarana pasar, Pemkab Sidoarjo berharap pasar tradisional dapat bersaing dengan toko modern dan platform online.

Perluasan fasilitas, peningkatan infrastruktur, dan inovasi sistem retribusi menjadi langkah utama dalam upaya memulihkan daya tarik pasar tradisional di Sidoarjo.

Revitalisasi pasarRetribusi pasarPembangunan infrastrukturPemetaan pasarRetribusi non-tunaiWiFi gratisKompetisi modernDashboard pasar

Komentar

Memuat komentar...