Bupati Sukabumi Dorong Layanan Kesehatan Digital Kecepatan
Gambar atau konten salah?
Bupati Sukabumi Asep Japar mengajak semua fasilitas kesehatan di wilayahnya untuk menancap gas dalam upaya meningkatkan pelayanan. Ia berharap grafik capaian layanan kesehatan di Kabupaten Sukabumi terus menanjak.
Dalam rapat dinas yang digelar di Cikukulu pada 08 April 2026, Asep menegaskan komitmen pemerintah kabupaten untuk menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan mandiri. Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut tidak dapat dicapai dengan cara lama, melainkan lewat inovasi di setiap lini fasilitas kesehatan.
Ia memberikan apresiasi khusus kepada para 'pejuang' kesehatan di lapangan. “Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan kader kesehatan atas dedikasi dan kinerja yang telah diberikan selama ini. Mari kita tingkatkan terus layanan terbaik untuk masyarakat,” kata Asep Japar.
Selanjutnya, Asep menyoroti pentingnya penguatan layanan dasar di tingkat kecamatan. “Mari kita perkuat layanan dasar di Puskesmas dan mengintensifkan layanan jemput bola atau keliling,” serunya, menekankan agar warga tidak kesulitan mengakses pengobatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, menyatakan kesiapan pihaknya untuk menerjemahkan instruksi Bupati. Ia menegaskan bahwa sudah ada blueprint besar untuk transformasi kesehatan di Sukabumi.
“Kami telah menyiapkan program untuk empat tahun ke depan. Transformasi untuk empat tahun ke depan, termasuk dari sisi digitalisasi layanan,” jelas Masykur. Ia menambahkan bahwa digitalisasi diproyeksikan dapat memangkas birokrasi layanan kesehatan dan mempermudah akses data pasien, sehingga pelayanan medis dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat di seluruh pelosok Kabupaten Sukabumi.
Dengan langkah-langkah ini, Bupati Asep Japar berharap layanan kesehatan di Sukabumi dapat berkembang lebih baik, sementara Kepala Dinas Kesehatan siap mewujudkan visi tersebut melalui program digital dan inovasi layanan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
