Bursa Karbon Indonesia Capai Rp 78,5 Miliar di COP30 Brasil

Ayu W. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 34 dibaca
Bisik.id
Bursa Karbon Indonesia Capai Rp 78,5 Miliar di COP30 Brasil

Gambar atau konten salah?

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengungkapkan bahwa Bursa Karbon Indonesia, atau IDXCarbon, menunjukkan perkembangan yang positif. Sejak diluncurkan pada September 2023, nilai transaksi di bursa ini telah mencapai Rp 78,5 miliar, dengan total transaksi sebesar 1,6 juta ton CO2e.

Dalam pembukaan Paviliun Indonesia di KTT COP30 yang berlangsung di Brasil pada 10 November 2023, Hanif menjelaskan bahwa Indonesia terus berupaya memperluas pasar dan meningkatkan kepercayaan dalam perdagangan karbon. Salah satu langkah yang diambil adalah menjalin kerjasama dengan sejumlah mitra global.

Kerjasama ini bertujuan untuk mencapai pengakuan bersama mengenai standar dan metodologi dalam pengurangan emisi, serta mendorong transparansi dalam transaksi. Beberapa mitra global yang telah diajak bekerja sama antara lain Gold Standard Foundation, Plan Vivo, Global Carbon Council, Puro Earth, dan Verra, serta Pemerintah Jepang.

Hanif menambahkan bahwa semua inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem perdagangan karbon global, terutama selama gelaran COP30 di Brasil. Indonesia juga menargetkan untuk meraih Rp 16 triliun dari transaksi perdagangan karbon melalui kegiatan seller meet buyer. Diharapkan, langkah ini dapat memberikan dorongan bagi ekonomi karbon di Tanah Air.

Dengan perkembangan ini, IDXCarbon diharapkan dapat menjadi langkah penting bagi Indonesia dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan meningkatkan kontribusi terhadap pengurangan emisi global.

Bursa KarbonIDXCarbontransaksiemisiKTT COP30Indonesiaekonomi karbonmitra global

Komentar

Memuat komentar...