Bus Sugeng Rahayu Klakson di Lampu Merah, Polisi Mediasi

Bayu K. · 2 min baca · 28 hari lalu · 43 dibaca
Bisik.id
Bus Sugeng Rahayu Klakson di Lampu Merah, Polisi Mediasi

Gambar atau konten salah?

Satlantas Polres Magetan sedang menelusuri pengemudi bus yang menjadi viral di kalangan emak‑emak. Bus tersebut bernama Sugeng Rahayu dengan nomor polisi W 7061 UP. Pengemudi, Wuryanto, berusia 65 tahun, berasal dari Kedunggalar, Ngawi. Bus ini dianggap berbahaya karena sering menyalakan klakson saat berhenti di lampu merah.

Aksi heroik seorang ibu‑ibu terjadi di persimpangan Pabrik Gula (PG) Poerwodadi, Glodok, Magetan. Ibu tersebut, seorang pengendara motor berwarna merah, berhenti tepat di depan bus meski lampu lalu lintas masih merah. Meski terus‑menerus diklakson, ia tetap menolak memberi jalan. Ia kemudian menegur sopir dengan lantang: Stop...! sambil mengacungkan tangan, mengingatkan sopir bahwa lampu masih merah.

Setelah kejadian, Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa memimpin mediasi antara sopir dan ibu. Satlantas Polres Magetan kemudian menindaklanjuti kasus ini. Pada Selasa, 05 Mei 2026, Erik mengumumkan permintaan maaf atas perilaku sopir yang dijuluki raja jalanan. Bus Sugeng Rahayu dinilai membahayakan pemotor di depannya karena menyalakan klakson saat berhenti di lampu merah, membuat pengendara di depannya merasa terancam.

Dalam pernyataannya, Erik berkata: Alhamdulillah pengemudi bus yang klakson ibu guru dan viral telah menyerahkan diri dan minta maaf, kepada wartawan.

Pengemudi dan pemotor Sri Wahyuni, kaya Etik, saling memaafkan. Wuryanto berjanji tidak akan mengulangi perilaku tersebut. Satlantas memilih untuk tidak menegakkan penilangan, melainkan memberikan teguran dan edukasi tentang aturan lalu lintas dan menekankan pentingnya kesadaran bersama.

Kejadian ini menyoroti pentingnya menghormati lampu lalu lintas. Meskipun bus tersebut sudah menjadi viral, tindakan sopir yang menyalakan klakson saat berhenti di lampu merah tetap dianggap berbahaya bagi pengendara di depannya.

Keterlibatan masyarakat, khususnya ibu‑ibu, dapat menghasilkan akuntabilitas tanpa hukuman berat. Pengemudi memohon maaf, dan otoritas memilih pendekatan edukatif. Video yang menjadi viral memperlihatkan betapa pentingnya perilaku sopir yang bertanggung jawab untuk keselamatan bersama.

Polres MagetanBus Sugeng RahayuKlaksonLampu MerahIbu‑ibuSatlantasEdukasi Lalu Lintas

Komentar

Memuat komentar...