Car Free Day 16/5 Batal, Purwokerto Half Marathon 17/5

Nita W. · 2 min baca · 18 hari lalu · 73 dibaca
Bisik.id
Car Free Day 16/5 Batal, Purwokerto Half Marathon 17/5

Gambar atau konten salah?

Car Free Day yang biasanya diadakan di Alun‑Alun Purwokerto tidak akan berlangsung pada hari Sabtu, 16 Mei 2026. Penyelenggara mengumumkan pembatalan sementara karena akan digelar Purwokerto Half Marathon pada hari Minggu, 17 Mei 2026.

Marathon tersebut dijadwalkan dimulai pukul 05.00 WIB dan berakhir pukul 09.00 WIB. Selama acara, beberapa akses jalan diperkirakan akan mengalami pengalihan arus dan penutupan sementara.

Menurut Tomi Luqman Hakim, Kasi Pengendalian dan Operasional Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, "Untuk kegiatan Car Free Day juga untuk sementara ditiadakan dengan adanya agenda Purwokerto Half Marathon," kata Tomi saat dihubungi pada Sabtu (16 Mei). Ia menambahkan bahwa rekayasa lalu lintas akan diberlakukan mulai pukul 00.00 WIB malam hari.

"Rekayasa lalu lintas itu cuma di Jalan Bung Karno, dari jam 12 malam nanti sampai start kategori 3 K sampai maksimal jam 6 pagi. Setelah itu normal," kata Tomi. Ia menjelaskan bahwa di Jalan Bung Karno, lalu lintas akan diatur khusus untuk pelari kategori 3 K, sementara lalu lintas normal kembali setelah jam 6 pagi.

Selain itu, Tomi menegaskan bahwa beberapa simpang di jalur menuju Stasiun Purwokerto akan diberlakukan sistem buka tutup. "Jalur yang dilintasi pelari marathon sistem buka tutup di setiap simpang. Yang diprioritaskan barisan depan yang buat lomba. Paling cuma 5 menit 50 orang lewat, itu kita tutup dulu. Nanti sisanya sistem buka tutup," terang dia. Ia menyebutkan simpang-simpang yang akan terpengaruh: Sawangan, Kodim, Pasar Manis, jalan Masjid, perempatan Karangjambu, dan Bobosan.

Di sisi transportasi kereta api, KAI Daop 5 Purwokerto mengimbau calon penumpang untuk datang lebih awal. "Calon penumpang diharapkan dapat memperhitungkan waktu tempuh menuju Stasiun Purwokerto, terutama pada pagi hingga siang hari, agar tidak tertinggal kereta api," kata As'ad, Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M As'ad Habibuddin. KAI menegaskan bahwa pelayanan kereta tetap berjalan normal, namun masyarakat diminta mempersiapkan perjalanan lebih matang mengingat potensi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi event.

“Kami juga menyarankan pelanggan untuk mempertimbangkan rute alternatif guna menghindari titik‑titik yang terdampak rekayasa lalu lintas,” terangnya. Ia menambahkan bahwa peningkatan mobilitas masyarakat selama akhir pekan bertepatan dengan Hari Kenaikan Yesus Kristus telah tercatat. Berdasarkan data KAI Daop 5 Purwokerto, sejak Rabu (13 Mei) hingga Jumat (15 Mei), jumlah pelanggan yang berangkat dan tiba di Stasiun Purwokerto mencapai 37.195 orang. Rinciannya, sebanyak 17.498 pelanggan berangkat dan 19.697 pelanggan tiba, papar dia. Jumlah tersebut meningkat 49 persen dibanding periode yang sama pada pekan sebelumnya yang tercatat sebanyak 24.881 pelanggan.

Sementara itu, hingga Sabtu (16 Mei) pagi, jumlah pelanggan untuk keberangkatan dan kedatangan pada Sabtu (16 Mei) hingga Minggu (17 Mei) tercatat mencapai 17.391 orang. Angka tersebut terdiri dari 10.369 pelanggan berangkat dan 7.022 pelanggan tiba.

“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memperhatikan kondisi lalu lintas selama berlangsungnya kegiatan Purwokerto Half Marathon, serta melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI,” pungkasnya.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya koordinasi antara penyelenggara acara dan pihak transportasi. Dengan perencanaan yang matang, lalu lintas tetap terkelola dan layanan kereta api dapat berjalan lancar meski di tengah kegiatan olahraga besar.

Car Free DayPurwokerto Half MarathonJalan Bung KarnoRekayasa lalu lintasKAI Daop 5 PurwokertoStasiun PurwokertoSimpang-simpangMobilitas masyarakat

Komentar

Memuat komentar...