Cassano: Italia Gagal Piala Dunia 2026 Karena Pemain Jelek
Gambar atau konten salah?
Italia gagal masuk ke Piala Dunia 2026, dan bagi mantan pemain bintang Antonio Cassano hal itu tidak mengherankan. Setelah gagal menembus putaran final, negara ini berakhir di belakang Bosnia dan Herzegovina di playoff. Kemenangan adu penalti 1‑4, setelah skor 1‑1 hingga perpanjangan waktu, menandai akhir perjalanan Azzurri.
Cassano, yang pernah menorehkan 39 caps bersama Italia, memegang peran penting di beberapa turnamen besar. Ia tampil di Piala Eropa 2004, 2008, 2012 dan Piala Dunia 2014. Dengan pengalaman itu, ia kini menilai kualitas pemain nasional.
Menurut Cassano, kurangnya pemain top menjadi penyebab utama keterpurukan. Ia menilai bahwa banyak pemain Italia yang digaji tinggi namun tidak menunjukkan kualitas yang memadai. “Terlepas dari panggilan ke timnas, saya sudah mengatakan selama empat atau lima tahun bahwa pemain‑pemain Italia itu jelek‑jelek,” sembur Cassano dalam siniar Viva el Futbol.
Ia menegaskan, “Sudah berapa kali saya katakan bahwa ada begitu banyak pemain jelek yang digaji besar di klub mereka?” Cassano menyoroti betapa banyaknya pemain dengan gaji tinggi namun tidak mampu bersaing di level tertinggi.
“Dan di Italia, pemain‑pemain yang sok hebat ini terlalu gampang dianggap fenomenal, padahal mereka tidak demikian,” sengat mantan bintang Real Madrid, AC Milan, dan Inter Milan ini. Ia menambahkan, “Kalian memakai pemain‑pemain tertentu yang berpenghasilan sangat besar, yang terus kalian katakan bermain untuk Inter, Roma, Napoli, Newcastle: pemain‑pemain ini jelek banget.”
Cassano juga menyinggung kurangnya pemain menentukan di timnas. Ia menyebut contoh pemain luar negeri yang menonjol, seperti Lautaro (Martinez) di Inter, Hakan Calhanoglu di Roma, dan Denzel Dumfries di Newcastle. Ia menegaskan, “Pikirkanlah: sangat sedikit pemain Italia yang jadi pemain menentukan, itu pun jika ada. Pemain kita memang buruk, paham enggak sih? Mereka tidak memiliki kualitas, mereka tidak memiliki karakter.”
Dengan kritik tajam ini, Cassano menegaskan bahwa Italia harus memperbaiki kualitas pemainnya jika ingin kembali bersaing di panggung dunia. Perluasan kritik ini menyoroti betapa pentingnya kualitas dan karakter pemain dalam mencapai prestasi internasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
