CFD Palembang Tunda, Kemacetan Jembatan Ampera Pusing

Sari D. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 125 dibaca
Bisik.id
CFD Palembang Tunda, Kemacetan Jembatan Ampera Pusing

Gambar atau konten salah?

Car Free Day (CFD) di Jembatan Ampera Kota Palembang semula dijadwalkan akan diluncurkan pada 18 April 2026. Namun, uji coba yang diadakan pada 12 April 2026 menunjukkan kemacetan parah di Jembatan Musi IV dan VI, sehingga rencana tersebut direvisi.

Menurut Agus Supriyanto, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang, saat uji coba “kekurangan personel di lapangan” menjadi penyebab utama kemacetan. “Kami kekurangan personel yang siaga di lokasi alternatif Jembatan Musi IV dan VI, CFD kemarin, saat Jembatan Ampera dilakukan penutupan. Maka dari itu, untuk launching CFD kita tunda dulu,” ujarnya.

Ketika Jembatan Ampera ditutup, arus kendaraan dialihkan ke Jembatan Musi IV dan VI. Namun, karena kekurangan personel, lalu lintas di jalur tersebut tidak terkontrol. Agus menambahkan, “Ke depan kami akan lakukan penambahan (personel), khususnya di titik-titik rawan kemacetan saat CFD dilaksanakan.”

Jumlah personel yang dikerahkan saat uji coba masih belum memadai. Total 100 personel, sebagian difokuskan di Jalan Jenderal Sudirman dan Ampera. Di Jembatan Musi VI hanya terdapat dua regu dengan total 6 hingga 10 personel.

Asisten II Setda Kota Palembang yang juga menjabat Plt Kepala Dinas Pariwisata, Isnaini Madani, menilai uji coba CFD di kawasan Jembatan Ampera, Cinde hingga Jalan Sudirman berjalan cukup baik. “Secara umum sudah berjalan baik, tetapi masih ada yang perlu dibenahi agar tidak menimbulkan persoalan baru,” jelasnya.

Isnaini menambahkan, salah satu fokus pembenahan adalah pengaturan kantong parkir. Pemerintah kota juga akan memastikan tidak ada pungutan liar serta mengatur keberadaan pedagang kaki lima agar lebih tertib.

Kasatlantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan Sukma Radipta, mengatakan pihaknya bersama pemerintah kota akan menggelar rapat lanjutan dengan berbagai elemen masyarakat untuk mematangkan konsep pelaksanaan berikutnya. “Sesuai arahan Wali Kota Palembang, CFD tetap akan dilaksanakan uji coba (Minggu, 18 April 2026), dengan pola berbeda. Dalam dua hari ke depan, kami akan kembali rapat bersama stakeholder dan elemen masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan hasil evaluasi Satlantas bersama pihak terkait, kemacetan saat CFD sebelumnya dipicu oleh tingginya volume kendaraan di jalur pengalihan, khususnya menuju Jembatan Musi IV dan Musi VI yang menjadi poros utama lalu lintas. Selain itu, sejumlah faktor lain juga menjadi perhatian, seperti penataan parkir kendaraan masyarakat, perilaku pengendara di lapangan, hingga respons publik di media sosial.

“Ini menjadi atensi kami, mulai dari parkir, perilaku pengendara hingga berbagai tanggapan masyarakat baik positif maupun negatif,” jelas Finan Sukma Radipta.

Ruas Jalan Nagaswidak dan Sultan Mansyur juga menjadi titik fokus pembenahan karena dinilai berkontribusi terhadap kepadatan lalu lintas. Satlantas bersama Dinas Perhubungan Kota Palembang tengah menyiapkan langkah-langkah untuk mengurai kemacetan kawasan tersebut.

Dengan demikian, pelaksanaan Car Free Day di Palembang akan mengalami penyesuaian pola dan peningkatan personel. Pemerintah kota menekankan pentingnya koordinasi lintas lembaga dan partisipasi masyarakat untuk mengurangi kemacetan di masa depan. Ke depan, perbaikan pada pengaturan parkir, penegakan larangan pungutan liar, dan pengaturan pedagang kaki lima diharapkan dapat meningkatkan kelancaran lalu lintas selama acara CFD.

Car Free DayJembatan AmperaPalembangKemacetanPersonelParkirPungutan liar

Komentar

Memuat komentar...