CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ untuk Perkuat Layanan Korporasi

Nita W. · 7 min baca · 1 jam lalu · 28 dibaca
Bisik.id
CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ untuk Perkuat Layanan Korporasi

Gambar atau konten salah?

PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) kembali menyelenggarakan forum bisnis tahunan untuk nasabah korporasi dengan tajuk 'CIMB Niaga Business Summit 2026'. Kegiatan ini dirancang sebagai tempat berkumpulnya para pemimpin perusahaan, regulator, investor, dan praktisi bisnis untuk saling bertukar pikiran serta menyusun rencana pertumbuhan yang berkelanjutan.

Amir Widjaya, Head of Marketing, Brand & Customer Experience CIMB Niaga, menyampaikan bahwa pelaku usaha kini berhadapan dengan berbagai persoalan yang semakin rumit. Mulai dari gejolak ekonomi global, pergeseran perilaku pasar, sampai perkembangan teknologi yang bergerak sangat cepat.

Menurutnya, situasi semacam ini menuntut para pengusaha untuk terus menyesuaikan diri dan memiliki strategi yang matang supaya bisa mempertahankan daya saing sekaligus menemukan peluang pertumbuhan baru. "Kami juga tahu ada banyak tantangan bisnis di ekonomi sekarang, makanya penting banget untuk mereka ter-update knowledge. Tapi juga salah satu yang kita lihat adalah bagaimana bisa saling belajar dari klien-klien kami, dari perusahaan-perusahaan tersebut bisa saling belajar," kata Amir dalam Media Briefing di Jakarta Selatan, Jumat (16 Oktober 2026).

"Kita juga melihat tadinya selain dibelajar dari satu sama lain, tapi juga diberikan update kayak yang terkini mengenai ekonomi, perkembangan bisnis, potensi bisnis, makanya rangkaian yang ada hari ini memang cukup lengkap," sambungnya.

Sejumlah topik yang diangkat dalam acara ini dinilai sangat sesuai dengan kebutuhan dunia usaha saat ini. Pembahasan mencakup pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), cara mendapatkan pendanaan untuk memperluas usaha, pengelolaan transaksi dan likuiditas, konektivitas sistem dan rantai pasok, hingga aspek keberlanjutan dan pengelolaan kekayaan.

"Kami berharap para peserta Business Summit dapat memperoleh perspektif yang relevan dengan kebutuhan bisnisnya masing-masing, baik untuk memperkuat operasional, memanfaatkan perkembangan teknologi, mengelola risiko, maupun menangkap peluang pertumbuhan baru," ujar Amir.

Selain menghadirkan forum diskusi, CIMB Niaga juga memperkenalkan layanan digital perbankan bisnis terbaru bernama OCTOBIZ. Platform ini dibuat untuk membantu nasabah korporasi dalam mengelola transaksi bisnis, baik di dalam negeri maupun lintas negara, dengan cara yang lebih efisien dan menyeluruh.

Joni Hermanto, Head of Transaction Banking CIMB Niaga, menjelaskan bahwa OCTOBIZ yang diluncurkan hari ini merupakan pengembangan dari platform digital business banking OCTOBIZ sebelumnya yang lebih banyak menyasar nasabah UMKM. Kini platform tersebut telah ditingkatkan kemampuannya agar bisa melayani kebutuhan korporasi yang lebih besar. Tujuannya untuk membantu nasabah bisnis dan korporasi mengelola transaksi domestik dan internasional yang rumit menjadi lebih sederhana.

Menurut Joni, perusahaan saat ini tidak hanya membutuhkan layanan transaksi yang cepat dan aman. Mereka juga perlu dukungan untuk mengatur arus kas, memantau likuiditas secara langsung, serta memperkuat proses pengambilan keputusan bisnis.

"Hari ini kita launching adalah OCTOBIZ yang versi komprehensif. Kita bukan bilang kompleks tapi lebih komprehensif, di mana banyak perusahaan-perusahaan yang korporasi itu membutuhkan transaksi yang lebih komprehensif. Misalnya multilayer transaksi, lalu cross currency effects," ujar Joni.

Ia menjelaskan bahwa OCTOBIZ kini dilengkapi berbagai fitur baru seperti Multi Debit, FX Booking yang memungkinkan nasabah memperoleh nilai tukar khusus secara langsung melalui platform, serta Virtual Account Management.

Joni menambahkan, platform OCTOBIZ yang diluncurkan hari ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang lebih banyak menyasar nasabah UMKM. Kini platform tersebut sudah ditingkatkan kemampuannya agar dapat melayani kebutuhan nasabah korporasi yang lebih besar. Tujuannya untuk membantu perusahaan dalam mengelola transaksi bisnis domestik dan internasional yang rumit menjadi lebih sederhana.

Menurutnya, perusahaan saat ini tidak hanya membutuhkan layanan transaksi yang cepat dan aman, tetapi juga dukungan untuk mengatur arus kas, memantau likuiditas secara langsung, serta memperkuat proses pengambilan keputusan bisnis.

"Hari ini kita launching adalah OCTOBIZ yang versi komprehensif. Kita bukan bilang kompleks tapi lebih komprehensif, di mana banyak perusahaan-perusahaan yang korporasi itu membutuhkan transaksi yang lebih komprehensif. Misalnya multilayer transaksi, lalu cross currency effects," ujar Joni.

Joni Hermanto, Head of Transaction Banking CIMB Niaga, menjelaskan bahwa platform OCTOBIZ yang diluncurkan hari ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang lebih banyak menyasar nasabah UMKM. Kini platform digital business banking tersebut sudah ditingkatkan kemampuannya agar bisa melayani nasabah korporasi yang lebih besar. Tujuannya untuk membantu perusahaan mengelola transaksi bisnis domestik dan internasional yang rumit menjadi lebih sederhana.

Menurutnya, perusahaan saat ini tidak hanya butuh layanan transaksi yang cepat dan aman, tetapi juga dukungan untuk mengatur arus kas, memantau likuiditas secara langsung, serta memperkuat proses pengambilan keputusan bisnis.

"Hari ini kita launching adalah OCTOBIZ yang versi komprehensif. Kita bukan bilang kompleks tapi lebih komprehensif, di mana banyak perusahaan-perusahaan yang korporasi itu membutuhkan transaksi yang lebih komprehensif. Misalnya multilayer transaksi, lalu cross currency effects," ujar Joni.

Joni Hermanto, Head of Transaction Banking CIMB Niaga, menjelaskan bahwa OCTOBIZ yang diluncurkan hari ini merupakan pengembangan dari platform digital business banking OCTOBIZ sebelumnya yang lebih banyak menyasar nasabah UMKM. Kini platform tersebut sudah ditingkatkan kemampuannya agar bisa melayani nasabah korporasi yang lebih besar. Tujuannya untuk membantu perusahaan dalam mengelola transaksi bisnis domestik dan internasional yang rumit menjadi lebih sederhana.

Menurutnya, perusahaan saat ini tidak hanya butuh layanan transaksi yang cepat dan aman, tetapi juga dukungan untuk mengatur arus kas, memantau likuiditas secara langsung, serta memperkuat proses pengambilan keputusan bisnis.

"Hari ini kita launching adalah OCTOBIZ yang versi komprehensif. Kita bukan bilang kompleks tapi lebih komprehensif, di mana banyak perusahaan-perusahaan yang korporasi itu membutuhkan transaksi yang lebih komprehensif. Misalnya multilayer transaksi, lalu cross currency effects," ujar Joni.

Joni Hermanto, Head of Transaction Banking CIMB Niaga, menjelaskan bahwa platform OCTOBIZ yang diluncurkan hari ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang lebih banyak menyasar nasabah UMKM. Kini platform tersebut sudah ditingkatkan kemampuannya agar bisa melayani nasabah korporasi yang lebih besar. Tujuannya untuk membantu perusahaan mengelola transaksi bisnis domestik dan internasional yang rumit menjadi lebih sederhana.

Sebab menurutnya, perusahaan saat ini tidak hanya butuh layanan transaksi yang cepat dan aman, tetapi juga dukungan untuk mengatur arus kas, memantau likuiditas secara langsung, serta memperkuat proses pengambilan keputusan bisnis.

"Hari ini kita launching adalah OCTOBIZ yang versi komprehensif. Kita bukan bilang kompleks tapi lebih komprehensif, di mana banyak perusahaan-perusahaan yang korporasi itu membutuhkan transaksi yang lebih komprehensif. Misalnya multilayer transaksi, lalu cross currency effects," ujar Joni.

Joni Hermanto, Head of Transaction Banking CIMB Niaga, menjelaskan bahwa platform OCTOBIZ yang diluncurkan hari ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang lebih banyak menyasar nasabah UMKM. Kini platform digital business banking tersebut sudah ditingkatkan kemampuannya agar bisa melayani nasabah korporasi yang lebih besar. Tujuannya untuk membantu perusahaan mengelola transaksi bisnis domestik dan internasional yang rumit menjadi lebih sederhana.

Menurutnya, perusahaan saat ini tidak hanya butuh layanan transaksi yang cepat dan aman, tetapi juga dukungan untuk mengatur arus kas, memantau likuiditas secara langsung, serta memperkuat proses pengambilan keputusan bisnis.

"Hari ini kita launching adalah OCTOBIZ yang versi komprehensif. Kita bukan bilang kompleks tapi lebih komprehensif, di mana banyak perusahaan-perusahaan yang korporasi itu membutuhkan transaksi yang lebih komprehensif. Misalnya multilayer transaksi, lalu cross currency effects," ujar Joni.

Ia menjelaskan OCTOBIZ kini dilengkapi berbagai fitur baru seperti Multi Debit, FX Booking yang memungkinkan nasabah memperoleh nilai tukar khusus secara langsung melalui platform, serta Virtual Account Management. "Mereka kalau yang UMKM kebanyakan perdagangan dalam negeri, luar negeri pun banyak paling dengan satu negara. Kalau yang korporasi biasanya mereka berhubungan dengan multi-country, multi negara. Sehingga mereka membutuhkan kemampuan suatu digital platform yang bisa membantu mereka itu untuk menjalankan kegiatan sehari-hari," tandasnya.

Joni Hermanto, Head of Transaction Banking CIMB Niaga, menjelaskan bahwa platform OCTOBIZ yang diluncurkan hari ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang lebih banyak menyasar nasabah UMKM. Kini platform tersebut ditingkatkan kemampuannya agar bisa melayani nasabah korporasi yang lebih besar. Tujuannya untuk membantu perusahaan mengelola transaksi bisnis domestik dan internasional yang rumit menjadi lebih mudah.

Menurut Joni, perusahaan saat ini tidak hanya butuh layanan transaksi yang cepat dan aman, tetapi juga dukungan untuk mengatur arus kas, memantau likuiditas secara langsung, serta memperkuat proses pengambilan keputusan bisnis. "Hari ini kita launching adalah OCTOBIZ yang versi komprehensif. Kita bukan bilang kompleks tapi lebih komprehensif, di mana banyak perusahaan-perusahaan yang korporasi itu membutuhkan transaksi yang lebih komprehensif. Misalnya multilayer transaksi, lalu cross currency effects," ujar Joni.

OCTOBIZ kini dilengkapi berbagai fitur baru seperti Multi Debit, FX Booking yang memungkinkan nasabah memperoleh nilai tukar khusus secara langsung melalui platform, serta Virtual Account Management. Joni menjelaskan bahwa platform ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang lebih banyak menyasar nasabah UMKM. Kini, kapasitasnya ditingkatkan untuk melayani perusahaan korporasi yang lebih besar.

"Mereka kalau yang UMKM kebanyakan perdagangan dalam negeri, luar negeri pun banyak paling dengan satu negara. Kalau yang korporasi biasanya mereka berhubungan dengan multi-country, multi negara. Sehingga mereka membutuhkan kemampuan suatu digital platform yang bisa membantu mereka itu untuk menjalankan kegiatan sehari-hari," tandas Joni.

Alasannya, perusahaan saat ini tidak cukup hanya mengandalkan transaksi yang cepat dan aman. Mereka juga butuh dukungan untuk mengatur arus kas, memantau likuiditas secara langsung, serta memperkuat proses pengambilan keputusan bisnis. "Hari ini kita launching adalah OCTOBIZ yang versi komprehensif. Kita bukan bilang kompleks tapi lebih komprehensif, di mana banyak perusahaan-perusahaan yang korporasi itu membutuhkan transaksi yang lebih komprehensif. Misalnya multilayer transaksi, lalu cross currency effects," ujar Joni.

Dalam kesempatan yang sama, CIMB Niaga juga memperkenalkan layanan digital perbankan bisnis terbaru bernama OCTOBIZ. Platform ini dikembangkan dari versi sebelumnya yang lebih banyak menyasar nasabah UMKM. Kini, OCTOBIZ ditingkatkan agar mampu melayani kebutuhan korporasi yang lebih besar, termasuk transaksi lintas negara yang lebih rumit.

Joni Hermanto, Head of Transaction Banking CIMB Niaga, menjelaskan bahwa perusahaan besar saat ini tidak cukup hanya mengandalkan transaksi yang cepat dan aman. Mereka juga butuh dukungan untuk mengelola arus kas, memantau likuiditas secara langsung, serta memperkuat proses pengambilan keputusan bisnis.

"Hari ini kita launching adalah OCTOBIZ yang versi komprehensif. Kita bukan bilang kompleks tapi lebih komprehensif, di mana banyak perusahaan-perusahaan yang korporasi itu membutuhkan transaksi yang lebih komprehensif. Misalnya multilayer transaksi, lalu cross currency effects," ujar Joni.

OCTOBIZ kini dilengkapi sejumlah fitur anyar seperti Multi Debit, FX Booking yang memungkinkan nasabah memperoleh nilai tukar khusus secara langsung melalui platform, serta Virtual Account Management. Joni menjelaskan, platform ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang lebih banyak menyasar nasabah UMKM. Kini kapasitasnya ditingkatkan untuk melayani korporasi yang lebih besar, terutama yang beroperasi di banyak negara.

"Mereka kalau yang UMKM kebanyakan perdagangan dalam negeri, luar negeri pun banyak paling dengan satu negara. Kalau yang korporasi biasanya mereka berhubungan dengan multi-country, multi negara. Sehingga mereka membutuhkan kemampuan suatu digital platform yang bisa membantu mereka itu untuk menjalankan kegiatan sehari-hari," tandas Joni.

Perusahaan masa kini tidak cukup hanya mengandalkan transaksi yang cepat dan aman. Mereka juga butuh dukungan untuk mengatur arus kas, memantau likuiditas secara langsung, dan memperkuat proses pengambilan keputusan bisnis. OCTOBIZ versi terbaru ini mencoba menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan fitur-fitur seperti Multi Debit, FX Booking untuk mendapatkan nilai tukar khusus secara langsung, serta Virtual Account Management.

Peluncuran OCTOBIZ dan penyelenggaraan Business Summit ini menunjukkan arah pengembangan layanan perbankan yang lebih menyeluruh. Bagi CIMB Niaga, forum tahunan ini bukan sekadar ajang diskusi, melainkan juga upaya nyata untuk mendekatkan bank dengan kebutuhan riil para pelaku usaha di tengah lanskap ekonomi yang terus berubah.

CIMB NiagaBusiness SummitOCTOBIZperbankan korporasitransaksi bisnislikuiditaskeberlanjutan

Komentar

Memuat komentar...