Cisco Uji Coba Quantum Switch, Hubungkan Sistem Kuantum

Dewi M. · 2 min baca · 26 hari lalu · 68 dibaca
Bisik.id
Cisco Uji Coba Quantum Switch, Hubungkan Sistem Kuantum

Gambar atau konten salah?

Pada Sabtu, 09 Mei 2026, Cisco mengumumkan prototipe fungsional baru bernama Cisco Universal Quantum Switch di Jakarta. Perangkat ini diklaim sebagai tonggak sejarah karena berhasil mengatasi salah satu hambatan paling mendasar dalam membangun infrastruktur jaringan kuantum di masa depan. Uji coba dilakukan di laboratorium Cisco di Jakarta, dan hasilnya menunjukkan kemampuan unik untuk menghubungkan sistem kuantum yang berbeda tanpa merusak data.

Masalah utama di dunia komputasi kuantum saat ini adalah setiap komputer mengodekan informasi dengan metode yang berbeda-beda. Ada beberapa jenis qubit, seperti spin, foton, dan ion, yang masing-masing menggunakan pola pengkodean unik. Karena itu, ketika dua sistem ingin bertukar data, mereka harus berbicara dalam bahasa yang sama. Namun, belum ada perangkat switch yang dapat menerima semua mode pengkodean utama sekaligus dan menerjemahkannya tanpa mengganggu integritas data kuantum.

"Pencapaian ini merupakan momen penting bagi program kuantum kami dan menjadi bukti dari potensi transformasional jaringan kuantum," ujar Vijoy Pandey, SVP/GM Outshift, Cisco Emerging Technologies and Incubation Group, dalam keterangan yang diterima detikINET, Sabtu (9/5/2026).

"Meskipun merupakan pencapaian besar, ini barulah permulaan. Perjalanan ke depan masih panjang, namun dampak dari apa yang kami bangun saat ini dan yang akan datang akan sangat luar biasa," tambahnya.

Cara kerja switch ini mirip dengan router internet klasik, tetapi beroperasi di ranah kuantum. Ketika dua komputer kuantum dari vendor yang berbeda perlu berbagi informasi, mesin konversi yang dipatenkan oleh Cisco akan menerima sinyal kuantum, menerjemahkannya ke dalam 'bahasa umum' untuk proses routing, lalu mengirimkannya ke sistem penerima tanpa merusak struktur informasi tersebut. Proses ini memerlukan konversi cepat dan akurat agar tidak menurunkan kualitas kuantum.

Prototipe ini menawarkan beberapa keunggulan:

  • Operasi pada suhu ruangan, berbeda dengan perangkat keras kuantum pada umumnya yang memerlukan pendingin kriogenik.
  • Kompatibel dengan kabel serat optik biasa yang saat ini digunakan untuk lalu lintas internet.
  • Kecepatan peralihan, menyelesaikan transisi elektro‑optik dalam waktu sekitar satu nanodetik dengan tingkat degradasi atau kerusakan informasi kuantum kurang dari empat persen.
  • Penggunaan daya sangat kecil, kurang dari satu miliwatt.
  • Mendukung empat mode pengkodean utama: Polarisasi, Time‑Bin, Frequency‑Bin, dan Path.

Fitur-fitur ini membuat switch lebih murah, sederhana, dan lebih mudah diskalakan. Operasi pada suhu normal menghilangkan kebutuhan akan sistem pendingin yang kompleks, sementara kemampuan menggunakan kabel serat optik standar berarti dapat diintegrasikan ke jaringan yang sudah ada. Waktu peralihan cepat dan kehilangan data minimal sangat penting untuk menjaga kohesi kuantum pada jarak panjang.

Pengembangan ini merupakan bagian dari visi besar Cisco yang digarap di laboratorium kuantum khusus mereka di Santa Monica. Untuk mewujudkan ekosistem komputasi kuantum praktis secara utuh, Cisco juga menjalin kolaborasi strategis dengan pemain besar di industri ini, mulai dari IBM, Qunnect, hingga Atom Computing. Kerja sama ini bertujuan untuk menciptakan standar interoperabilitas dan mempercepat adopsi teknologi kuantum.

Dengan prototipe ini, Cisco menunjukkan bahwa solusi universal untuk menghubungkan sistem kuantum dapat dibangun secara praktis. Jika teknologi ini dapat diskalakan, ia dapat menjadi komponen penting dalam jaringan kuantum masa depan, memungkinkan perangkat heterogen berkomunikasi tanpa kehilangan sifat kuantum yang rapuh. Namun, perjalanan menuju jaringan kuantum skala besar masih memerlukan penelitian dan pengembangan lebih lanjut.

Cisco Universal Quantum Switchjaringan kuantumkonversi kuantummode pengkodean utamasuhu ruangankabel serat optikinteroperabilitas

Komentar

Memuat komentar...