City 6 Laga dalam 20 Hari, Final FA dan Europa Paksa Jadwal
Gambar atau konten salah?
Manchester City menghadapi periode yang sangat padat menjelang akhir musim. Empat pertandingan harus dimainkan dalam waktu 11 hari, menambah beban bagi para pemain.
Perubahan jadwal ini muncul setelah klub memastikan tiket ke final Piala FA. Dua dari lima laga terakhir City digeser, yakni pertemuan melawan Crystal Palace dan Bournemouth.
Pertandingan kontra Crystal Palace di Etihad Stadium dipindah ke 13 Mei 2024, tiga hari sebelum mereka bertemu Chelsea di final Piala FA pada 16 Mei 2024. Selanjutnya, tiga hari kemudian City harus melawat ke markas Bournemouth pada 19 Mei 2024. Penjadwalan ulang ini disebabkan oleh final Piala FA.
Alasan lain bagi penjadwalan ulang melawan Palace adalah partisipasi Arsenal di final Carabao Cup pada 22 Maret 2024. Selain itu, Crystal Palace juga terlibat di semifinal Conference League, yang membuat mereka tidak dapat memainkan pertandingan Liga Inggris di tengah pekan. Palace akan melawat ke markas Shakhtar Donetsk pada leg pertama semifinal pada 1 Mei 2024, sebelum kembali bertanding sepekan kemudian.
Untuk Bournemouth, penjadwalan ulang pada 19 Mei 2024 atau lima hari sebelum pekan terakhir Liga Inggris, disebabkan UEFA tidak mengizinkan pertandingan tersebut berbarengan dengan final Liga Europa pada 20 Mei 2024. Pada hari itu, salah satu tim Inggris akan menjadi finalis, yakni Aston Villa atau Nottingham Forest.
Dengan perubahan ini, City akan bermain enam kali dalam rentang 20 hari bulan Mei, setara satu laga setiap empat hari. Saat ini, klub berada di posisi kedua klasemen Liga Inggris dengan 70 poin setelah 33 laga, tiga poin di bawah Arsenal yang sudah bermain 34 kali.
Jadwal sisa musim ini:
- 4 Mei 2024 vs Everton (t)
- 9 Mei 2024 vs Brentford (k)
- 13 Mei 2024 vs Crystal Palace (k)
- 16 Mei 2024 vs Chelsea (Final Piala FA)
- 19 Mei 2024 vs Bournemouth (t)
- 24 Mei 2024 vs Aston Villa (k)
Keputusan penjadwalan ini menekankan betapa kompleksnya kalender kompetisi sepak bola Inggris, di mana klub harus menyeimbangkan antara liga domestik, cup nasional, dan kompetisi Eropa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
