Cokelat Ruby: Warna Pink Alami, Rasa Asam Berry Kini
Gambar atau konten salah?
Cokelat biasanya berwarna kecokelatan atau putih, namun ada varian yang berbeda: ruby chocolate berwarna pink alami. Inovasi ini muncul pada tahun 2017 sebagai cokelat keempat setelah dark, milk, dan white chocolate.
Menurut laporan (19 Mei 2017), ruby chocolate dikembangkan pertama kali oleh Barry Callebaut, salah satu perusahaan cokelat terbesar di dunia. Produk ini dipasarkan tanpa tambahan pewarna, sehingga warna pink berasal dari biji kakao itu sendiri.
Warna pink dihasilkan dari biji kakao tertentu yang dipilih secara khusus dari wilayah penghasil seperti Brasil, Ekuador, dan Pantai Gading. Biji-biji ini mengandung senyawa alami yang berubah menjadi merah muda setelah melewati proses pengolahan khusus. Para ahli mengaitkan perubahan warna ini dengan fermentasi yang sangat terkontrol dan tingkat keasaman yang diatur dengan ketat.
Dari segi rasa, ruby chocolate memiliki karakter berbeda. Dark chocolate cenderung pahit, milk chocolate lebih manis dan creamy, sedangkan ruby chocolate menampilkan sentuhan asam buah berry yang lembut. Kombinasi manis dan sedikit asam di akhir menciptakan profil rasa yang unik.
Pengembangan ruby chocolate memakan waktu cukup lama. Dimulai pada tahun 2004, proses ini berlangsung selama 13 tahun sebelum produk resmi diluncurkan pada 2017. Tujuannya adalah menemukan kombinasi biji kakao dan teknik pengolahan yang tepat agar warna dan rasa khasnya dapat dihasilkan secara konsisten.
Walaupun disebut sebagai cokelat keempat, tidak semua pihak di industri cokelat sepakat. Beberapa ahli berpendapat bahwa ruby chocolate lebih tepat dianggap inovasi dalam pengolahan cokelat, bukan jenis baru. Namun, ada juga yang menilai kombinasi warna, rasa, dan prosesnya cukup unik untuk dipisahkan dari cokelat lainnya.
Seiring waktu, ruby chocolate menjadi populer di dunia dessert. Cokelat ini dapat dilelehkan dan digunakan seperti cokelat lainnya, sehingga sering dipakai dalam cokelat batangan, truffle, kue, hingga berbagai kreasi dessert. Warna unik dan rasa berbeda menambah variasi bagi para pembuat kue dan penikmat pencuci mulut.
Dengan penemuan ini, dunia dessert kini memiliki pilihan yang lebih beragam. Ruby chocolate tidak hanya menambah warna, tetapi juga menambah dimensi rasa yang berbeda, memperkaya pengalaman menikmati cokelat bagi siapa saja.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kari Minang Depok, Gyudon Jakarta, Diet Rendah Sodium Jadi Tren
Telur Ceplok Balado Jadi Pilihan Pagi di Rumah
Tahu: Protein Nabati, Rasa Martabak, Bola, Gejrot Tradisional
Kelas Memasak Mentolo dan Petulo di Jakarta: Tradisi Kue Jawa
Disney Adventure Bayar Rp106.000 Setiap Room Service
Makanan Ular di Asia: Sup Hong Kong, Sate Indonesia, dan Lagi
Berita Terbaru
Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ternyata Miliki Aset Berlimpah
Santerra De Laponte: Tujuan Foto Keluarga di Pujon Malang
Enam Pemancing Diselamatkan Setelah Perahu Terbalik Buleleng
Bernardo Silva: Barcelona & Atlético bersaing keputusan 2026
Debat Akhir HIPMI 2026: Kandidat BPP Bersaing Pasar Modal
Kari Minang Depok, Gyudon Jakarta, Diet Rendah Sodium Jadi Tren
Mourinho Jadi Pelatih Real Madrid, Bek Konate & Dumfries
