Como Memegang Posisi Kelima Serie A, Fokus pada Pemain Asing
Gambar atau konten salah?
Como 1907 kini menempati posisi kelima di Serie A setelah promosi pada tahun 2024. Klub ini, yang dikenal sebagai salah satu “kuda hitam” liga, kini bersaing di papan atas dan berpeluang masuk zona Eropa musim depan.
Keberhasilan tim ini terlihat dari performa Cesc Fabregas yang memimpin skuad. Di antara pemain muda yang menjanjikan, Nico Paz dan Martin Baturina menjadi sorotan utama.
Namun, Como juga mendapat kritik karena hanya memiliki dua pemain asal Italia di skuad utama: bek Edoardo Goldaniga dan kiper Mauro Vigorito. Sebaliknya, enam pemain Spanyol mendominasi barisan pemain: Alvaro Morata, Sergi Roberto, Jacobo Ramon, Alex Valle, Jesus Rodriguez, dan Alberto Moreno.
Presiden Como, Mirwan Suwarso, menanggapi isu ini dengan mengatakan:
“Saya rasa ini bukan hanya masalah Como. AC Milan hanya punya Gabbia dan Bartesaghi. Kita bicara tentang AC Milan, salah satu klub besar Italia. Ini bukan hanya masalah Como, tetapi juga klub-klub besar lainnya,”
Ia menambahkan, “Ini juga masalah pembayaran dan metode pembayaran. Membeli pemain dari luar negeri berbeda, Anda bisa membayar dengan berbagai angsuran. Ketika kami memiliki kesempatan, kami merekrut Belotti dengan status bebas transfer, misalnya.”
Selanjutnya, Suwarso menjelaskan strategi klub: “Kemudian Anda harus beradaptasi dengan gaya pelatih. Mungkin kami bisa saja menginginkan Orsolini dari Bologna, Parisi dari Fiorentina, Bastoni atau Barella dari Inter, tetapi biayanya tinggi. Jadi kami harus terus fokus pada sektor pemain muda untuk memiliki lebih banyak pemain Italia di masa depan.”
Dalam konteks liga, Como menjadi salah satu klub papan atas dengan jumlah pemain lokal paling sedikit. Inter Milan, Napoli, dan AS Roma masing-masing memiliki delapan pemain lokal, Juventus tujuh, sementara AC Milan hanya lima.
Dengan strategi fokus pada rekrutmen pemain muda dan penyesuaian keuangan, Como berusaha menyeimbangkan kebutuhan kompetisi tinggi dengan identitas klub yang berakar pada pemain domestik. Hal ini menunjukkan tantangan nyata bagi klub-klub Italia yang ingin bersaing di level tertinggi sambil mempertahankan keanekaragaman pemain internasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Florentino Perez Kampanye Presiden Real Madrid dengan Mourinho
Italia 1-0 Luksemburg, Baldini Raih Kemenangan Muda
Belanda Kalah 0-1 dari Aljazair, Persiapan Piala Dunia 2026
Gilberto Mora, Pemain Termuda Piala Dunia 2026, 17 Tahun
Kesalahan Nama Pemain AFF U-19: Dimas Adi Tidak Ada
Berita Terbaru
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Raymond-Indra dan Nikolaus-Joaquin Kalah, Fokus Tampil
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Zamzam: Air Suci Terus Mengalir Meski Dipompa 24 Jam
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Gejala Kulit Leukemia: Memar, Benjolan, Infeksi, dan Lainnya
Almond vs. Kacang Tanah: Pilihan Nutrisi Jantung Kesehatan
