Cuaca Ekstrem Malang: Hujan Deras, Pohon Tumbang Rumah Rusak

Hari W. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 71 dibaca
Bisik.id
Cuaca Ekstrem Malang: Hujan Deras, Pohon Tumbang Rumah Rusak

Gambar atau konten salah?

Cuaca ekstrim, berupa hujan deras dan angin kencang, melanda wilayah Kabupaten Malang pada Selasa (07 April 2026) sore. Akibatnya, belasan pohon tumbang dan atap beberapa rumah rusak di Kecamatan Poncokusumo dan Kepanjen.

Kerusakan infrastruktur dan pohon tumbang menutup akses jalan. Petugas gabungan segera melakukan penanganan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat cuaca ekstrem terjadi hampir bersamaan pada Selasa (07 April 2026) pukul 13.00 WIB hingga 14.00 WIB.

Dampak cuaca ekstrem di Kecamatan Poncokusumo, tepatnya di Jalan Raya Wonorejo, menimbulkan 12 pohon jenis Trembesi dan Pinus tumbang akibat angin kencang. Pohon-pohon besar tersebut melintang di tengah jalan, menutup total akses transportasi. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama relawan dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi menggunakan gergaji mesin. Beruntung, pada sore hari akses jalan sudah kembali normal dan dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Selain menutup jalan, angin kencang di Poncokusumo merusak atap 5 rumah warga di Desa Pandansari. Para pemilik rumah, yang sebagian besar merupakan lansia, kini tengah mengupayakan perbaikan secara mandiri. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 2,5 juta.

Di Kecamatan Kepanjen, dampak cuaca ekstrem menyasar kompleks Perumahan Wakaruri Seroja, Desa Sengguruh. Sebanyak tiga unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan bervariasi. Rumah Setyo Yugo mengalami kerusakan di bagian halaman karena tertimpa pohon mangga berdiameter 50 centimeter. Rumah Aguw Suwandi rusak di bagian atap, karena terbawa angin, dan rumah Bu Yusuf mengalami kerusakan pada bagian kamar mandi. Tumbangnya pohon mangga di lokasi tersebut juga mencabut akar hingga merusak pipa saluran air bersih milik Perumda Tirta Kanjuruhan. Perbaikan pipa dijadwalkan baru dapat dilakukan besok pagi.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan, bahwa tidak ada korban akibat dampak cuaca ekstrem tersebut. "Kondisi saat ini di beberapa titik sudah terkendali. Pembersihan material pohon tumbang telah selesai dilakukan, dan bantuan darurat berupa terpal telah didistribusikan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan atap," kata Sadono kepada wartawan, Selasa petang.

Hingga kini petugas gabungan masih bersiaga di lokasi titik dampak bencana cuaca ekstrem. Tim asesmen juga direncanakan akan melanjutkan pendataan, guna memastikan tidak ada dampak yang terlewatkan. Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca buruk susulan, mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah Malang Raya.

Cuaca ekstrem ini menyoroti pentingnya kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menghadapi bencana alam. Penanganan yang cepat dan bantuan darurat seperti terpal membantu mengurangi kerugian lebih lanjut, sementara pemantauan berkelanjutan memastikan bahwa semua kerusakan teridentifikasi dan diatasi.

cuaca ekstremhujan derasangin kencangpohon tumbangBPBD MalangTRCPoncokusumo

Komentar

Memuat komentar...