Cuaca Panas 47°C di Mekkah Musim Haji 2026, Debu Terbawa

Jaka M. · 2 min baca · 11 hari lalu · 52 dibaca
Bisik.id
Cuaca Panas 47°C di Mekkah Musim Haji 2026, Debu Terbawa

Gambar atau konten salah?

National Centre for Meteorology (NCM) di Arab Saudi mengumumkan bahwa musim Haji 2026 akan disertai cuaca panas di Mekkah dan wilayah suci. Menurut perkiraan, suhu bisa mencapai 47 °C dan angin permukaan kencang dapat membawa debu serta pasir, terutama pada siang hari ketika jutaan jamaah berkumpul.

Menurut Kepala Eksekutif NCM, Ayman Ghulam, "suhu dari awal Dzulhijah hingga Hari Tarwiyah pada hari ke‑8 bulan tersebut diperkirakan berada di kisaran 44‑47 derajat Celsius pada siang hari."

Suhu minimum diperkirakan antara 28‑31 °C. Kelembapan diprediksi berada di kisaran 10‑40 %, sementara angin barat daya hingga barat laut diperkirakan bertiup dengan kecepatan 15‑40 km/jam. Pada periode Arafah hingga 13 Dzulhijah, kondisi cuaca diperkirakan tetap panas dengan langit cerah hingga berawan.

Ghulam menambahkan bahwa aktivitas angin juga diperkirakan terus berlangsung dan menyebabkan debu serta pasir beterbangan di sejumlah wilayah. Ia menambahkan, "suhu selama periode tersebut diperkirakan berkisar antara 42 hingga 44 derajat Celsius, sementara kelembapan udara bisa mencapai 55 %."

NCM juga memperingatkan potensi badai petir di dataran tinggi provinsi Taif. Kondisi tersebut dikhawatirkan meluas hingga kawasan tempat suci dan memicu arus udara ke bawah yang dapat mengangkat debu dan pasir.

Untuk menghadapi cuaca ekstrem, NCM telah menyiapkan berbagai sistem. Ghulam menjelaskan bahwa pihaknya mengerahkan radar cuaca, sistem satelit, stasiun pemantauan tetap dan bergerak, serta teknologi kecerdasan buatan guna membantu otoritas yang melayani jamaah dan meningkatkan akurasi prakiraan.

Komitmen NCM tidak hanya terbatas pada persiapan teknis. Pusat meteorologi akan terus memantau cuaca di Mekkah, Madinah, kawasan tempat suci, serta jalur yang digunakan jamaah selama musim Haji berlangsung.

Dengan data yang terus diperbarui, para peneliti dan petugas dapat menyesuaikan rencana operasional, menjaga keselamatan jamaah, dan meminimalkan dampak cuaca ekstrem pada kegiatan ibadah.

NCM Arab SaudiMusim Haji 2026cuaca panasMekkahdebu dan pasirbadai petirTaifkecerdasan buatan

Komentar

Memuat komentar...